Incinews.net
Selasa, 08 September 2026, 23.00 WIB
Last Updated 2026-09-09T05:26:14Z
Anggota DPR RIheadlineKasus ITEKota BimaNTB

Berkali-kali Tidak Mendapat Respon, Jenk Fitri Sebut Permohonan Maaf Lewat Medsos Karena tidak Lagi Menemukan Jalan Lain


Gambar : Ilustrasi EAI


INCINews.net — Jenk Fitri buka suara terhadap munculnya anggapan bahwa dirinya dinilai membuat kegaduhan setelah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial.


Jenk Fitri mengatakan, langkah tersebut merupakan usaha sungguh-sungguh setelah sejumlah upaya untuk menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga anggota DPR RI, Hj. Mahdalena, disebut tidak lagi menemukan jalan.


Menurut dia, permohonan maaf sebelumnya telah disampaikan berulang kali. Bahkan, pihaknya bersama keluarga telah mendatangi kediaman keluarga Hj. Mahdalena bersama dengan pihak keluarganya.


"Bersama keluarga almarhum juga, rumah keluarganya telah didatangi. Video-video pada saat kunjungan itu memang dibuat sebagai bukti kesungguhan kami bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf," kata Jenk Fitri. Selasa, (8/9/2026).


Meski hingga hari ini kata maaf tersebut belum terbuka, Jenk Fitri masih mengakui rasa bersalah dengan sikap atau perbuatan dari pihaknya yang dinilai telah mencederai perasaan keluarga Hj. Mahdalena sebelumnya. Namun, ia menegaskan pihaknya tidak memiliki maksud untuk memperkeruh keadaan.


Ia menjelaskan, penyampaian permohonan maaf melalui media sosial dilakukan karena upaya secara langsung disebut tidak lagi mendapatkan usaha lain, atas kesalahan yang ia lakukan sebelumnya.


Jenk Fitri juga menanggapi, sejumlah komentar dan unggahan yang mengarahkan seakan -akan pihaknya yang tidak hadir dalam proses mediasi yang pernah difasilitasi Hj. Mahdalena sebelumnya.


Menurut dia, saat proses mediasi tersebut, pihaknya justru berniat untuk bertemu. Bahkan, terdapat saksi-saksi yang mengetahui keberangkatan mereka menuju kediaman keluarga Hj. Mahdalena.


"Memang kami ingin bertemu. Saksi juga ada saat kami menuju kediaman keluarga Hj. Mahdalena. Namun, pertemuan itu tidak terjadi karena beliau ada agenda lain," ungkapnya.


Setelah permohonan maaf disampaikan secara terbuka melalui media sosial, pada pemberitaan sebelumnya akun Wardan Bostem turut mengklarifikasi kembali respon terhadap permohonan Jenk Fitri, Wardan Boftem sebelumnya menilai sikap jenk Fitri membuat gaduh lantas menyampaikan permohonan lewat media sosial hingga ramai diberitan oleh media masa, berpijak dari itu sejumlah komentar yang diduga berasal dari pihak keluarga Hj. Mahdalena juga bermunculan lewat akun media facebook.


Jenk Fitri menegaskan, dirinya tidak ada niat persoalan tersebut semakin melebar. Ia mengaku memilih menyampaikan permohonan maaf secara terbuka sebagai bentuk kesungguhan karena merasa bersalah terhadap perkataan ia pada keluarga Hj. Mahdalena yang penah terucap olehnya melalui media sosial sekitar tahun 2025 yang lalu.


Selain itu, Jenk Fitri juga mengaku terkait berkas perkarannya kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan negeri raba Bima setelah ditetapkan oleh Polda NTB sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana ITE, dan mengaku selama ini tetap koorporatif dengan proses hukum yang berjalan.


"Kemarin sudah diserahkan di Kejakasaan, Selama ini saya tetap menghadiri panggilan, bahkan saat di Polda NTB dalam satu bulan dua kali diudang saya tetap hadir" Paparnya. (Pel-Red)