INCINews.net – Lembaga Studi Hak Asasi Manusia (Lesham) NTB menggelar doa tolak bala di halaman Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap berbagai persoalan sosial dan hukum yang dinilai berkembang di wilayah Bima.
Ketua Lesham NTB, Raisul Amin Loa Mena, S.H., mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai gejala sosial yang menurutnya menjadi perhatian masyarakat.
“Di Bima banyak kasus, mulai LGBT, narkoba, pembunuhan, kerusakan alam hingga anak yang tidak taat terhadap orang tua,” ujar Raisul dalam keterangannya.
Menurut dia, doa tolak bala tersebut menjadi bagian dari refleksi atas kondisi sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Lesham berharap berbagai persoalan yang terjadi dapat menjadi perhatian bersama, baik masyarakat maupun pemerintah dan aparat penegak hukum.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.30 Wita hingga 12.00 Wita di halaman PN Raba Bima.
Kehadiran massa dengan kegiatan doa tersebut memberi warna tersendiri di tengah aktivitas persidangan sejumlah perkara pidana di PN Raba Bima.
Saat kegiatan berlangsung, pengadilan tersebut juga tengah menjadi lokasi persidangan sejumlah perkara yang mendapat perhatian publik, termasuk perkara yang menyeret mantan pejabat kepolisian di Bima serta sejumlah perkara pidana lainnya.
Lesham NTB menyatakan kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai doa, tetapi juga sebagai bentuk pesan moral agar berbagai persoalan yang berkembang di Bima dapat segera mendapat perhatian dan penanganan.
Raisul berharap keadilan bisa terwujud ditengah persoalan sosial yang terjadi. Menurut dia, kondisi daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih aman dan tertib.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa persoalan yang terjadi di daerah ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya. (Pel-red)

