Incinews.net
Jumat, 24 Juli 2026, 15.39 WIB
Last Updated 2026-07-24T08:37:41Z

Keterbukaan Rekrutmen RSUD Kabupaten Bima Dipertanyakan, Direktur Persilakan Lapor Polisi



BIMA, INCINews.net – Keterbukaan proses rekrutmen tenaga kerja di RSUD Kabupaten Bima menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa penerimaan pegawai dilakukan tanpa mekanisme yang transparan. Seleksi yang disebut-sebut berlangsung secara tertutup oleh pihak tertentu dinilai berpotensi mengurangi kesempatan masyarakat memperoleh akses yang setara terhadap pekerjaan, sekaligus mengabaikan prinsip akuntabilitas yang semestinya menjadi landasan dalam setiap rekrutmen di institusi publik.


Berdasarkan informasi yang dihimpun INCINews.net, proses rekrutmen tersebut disebut telah menghasilkan sejumlah peserta yang dinyatakan lulus dan telah mulai bekerja di lingkungan RSUD Kabupaten Bima. Namun, mekanisme seleksi yang melatarbelakangi penerimaan mereka menjadi pertanyaan sejumlah pihak karena dinilai tidak dilakukan secara terbuka dan tidak memberikan akses informasi yang memadai kepada masyarakat.


Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut adanya dugaan praktik pemberian jaminan kelulusan kepada calon tenaga kerja dengan imbalan sejumlah uang. Dugaan tersebut, menurut sumber, memicu keberatan dari sejumlah pihak yang mempertanyakan mekanisme rekrutmen karena dinilai tidak dilaksanakan secara transparan.


Menanggapi informasi tersebut, Direktur RSUD Kabupaten Bima, drg. H. Ihsan, menegaskan pihak rumah sakit tidak akan memberikan perlindungan apabila terdapat oknum yang bertindak di luar mekanisme resmi rekrutmen. Menurut dia, dugaan adanya praktik percaloan atau mafia rekrutmen harus dibuktikan melalui mekanisme hukum.


"Kalau ada yang merasa dirugikan, silakan lapor ke pihak yang berwajib. Biar kalau ada mafia atau calo yang bermain bisa terungkap," ujar drg. H. Ihsan saat dimintai tanggapan, Jumat (24/72027).


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai penyelidikan ataupun proses hukum terkait dugaan tersebut. INCINews.net juga masih berupaya memperoleh penjelasan resmi mengenai jumlah tenaga kerja yang direkrut, mekanisme seleksi yang digunakan, dasar penetapan peserta yang dinyatakan lulus, serta tahapan rekrutmen yang telah dilaksanakan, guna memastikan seluruh fakta tersaji secara utuh, berimbang, dan sesuai dengan prinsip jurnalistik. (Pel-Red)