INCINews.net|Kota Bima. Polisi memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh RYH (44), perempuan asal Jakarta yang ditemukan meninggal di kamar kosnya di Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Minggu (28/6/2026). Meski demikian, penyebab kematian korban hingga kini masih dalam penyelidikan.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) juga mengungkap adanya sejumlah obat-obatan dan surat keterangan dokter di dalam kamar korban. Temuan tersebut kini didalami penyidik sebagai bagian dari upaya mengungkap penyebab kematian perempuan yang bekerja sebagai lady companion (LC) di salah satu tempat hiburan malam di Kota Bima itu.
"Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di kamar korban ditemukan obat-obatan dan surat keterangan dokter," kata Kasi Humas Polres Bima Kota, Ipda Baiq Fitria Ningsih, Senin (29/6/2026).
Menurut Baiq, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kematian RYH. Polisi masih menunggu hasil pendalaman terhadap barang bukti, keterangan saksi, dan pemeriksaan lain yang diperlukan.
"Masih dilakukan pendalaman terkait penyebab kematian korban," ujarnya.
Sebelumnya, RYH ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 Wita di kamar kos yang ditempatinya di Kelurahan Melayu. Berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP), korban tercatat sebagai warga Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Kapolsek Asakota Iptu Mirafuddin mengatakan Tim Inafis Polres Bima Kota telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah kos.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, saat ditemukan korban dalam kondisi mulut berbusa dan hidung mengeluarkan darah. Namun, kepolisian menegaskan temuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematian sebelum seluruh rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan selesai dilakukan. *Pel-Red

