Incinews.net
Selasa, 17 Maret 2026, 16.28 WIB
Last Updated 2026-04-09T19:29:09Z
Bank NTB Syariah

Antisipasi Serangan Siber, Bank NTB Syariah Perkuat Keamanan Digital dan Siapkan Talenta IT

Foto: Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, memberikan keterangan terkait penguatan keamanan siber dan strategi transformasi digital perbankan.

Media insan cita (inciNews.net) Mataram- Bank NTB Syariah memperkuat sistem keamanan digital dan teknologi informasi di tengah meningkatnya ancaman serangan siber yang menyasar industri perbankan.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi fokus utama perusahaan seiring pergeseran layanan perbankan dari sistem konvensional menuju berbasis jaringan dan teknologi.
“Ke depan bank itu bukan lagi di kantor fisik, tetapi di jaringan atau network,” ujarnya.

Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Bank NTB Syariah juga menyiapkan penguatan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Salah satunya melalui rencana pembukaan rekrutmen khusus tenaga IT lewat program Officer Development Program (ODP).

“Kita akan buka ODP khusus IT. Kita ingin merekrut talenta-talenta dari kampus-kampus, termasuk dari ITB dan lainnya,” kata Nazaruddin.

Ia mengungkapkan, ancaman serangan siber terhadap sektor perbankan terjadi setiap hari dalam jumlah besar. Namun, sebagian besar serangan tersebut dilakukan secara otomatis oleh sistem atau robot.

"Kalau melihat data nasional, sepertinya bank-bank lain bisa mengalami sampai satu juta percobaan serangan per hari. Tapi itu bukan semuanya dilakukan manusia, sebagian besar robot,” ujarnya.

Menurut dia, pola serangan siber sangat beragam, mulai dari upaya pembobolan rekening nasabah hingga serangan melalui sistem perantara atau middleware di dalam jaringan perbankan.

“Serangan itu macam-macam. Ada yang menyerang rekening nasabah, ada juga yang melalui middleware di tengah sistem,” katanya.

Karena itu, Nazaruddin menegaskan bahwa penguatan sistem keamanan teknologi informasi menjadi prioritas utama perusahaan guna memastikan layanan digital tetap aman, andal, dan dipercaya masyarakat.