Incinews.net
Senin, 09 November 2026, 00.47 WIB
Last Updated 2026-11-08T17:00:11Z
HeadlineHMI cabang BimaLK II dan LKK

Dari Bima, HmI Merajut Gagasan Futuristik Keindonesiaan



BIMA, INCI News – Kaderisasi bukan sekadar proses mencetak anggota baru. Di dalamnya terdapat ruang pembentukan karakter, penguatan intelektualitas, dan penanaman tanggung jawab pengabdian. Gagasan itulah yang mengemuka dalam pelaksanaan Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) tingkat nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Cabang Bima.


Mengusung tema "HmI Futuristik Keindonesiaan", kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan kader dari berbagai daerah untuk mempertemukan gagasan, membangun dialektika, sekaligus membaca tantangan kebangsaan di masa mendatang.


Pembukaan kegiatan berlangsung di Convention Hall, Kota Bima, Minggu (8/11/2026). Sementara seluruh rangkaian perkaderan dipusatkan di kawasan Pantai Lawata, Kota Bima, hingga 15 November 2026.


Sebanyak 38 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta LK II berasal dari Cabang Bima, Sumbawa, Dompu, dan Makassar. Adapun peserta LKK berasal dari Bima, Dompu, Mataram, dan Sumbawa.


Staf Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Adi Baiquni, hadir sebagai keynote speaker dalam pembukaan kegiatan. Ia mengingatkan bahwa esensi kaderisasi tidak berhenti pada peningkatan kapasitas dan pengetahuan, tetapi harus bermuara pada pengabdian.


"Prinsipnya adalah pengabdian," ungkap Adi Baiquni.


Pesan tersebut menjadi salah satu pijakan dalam membaca tema futuristik keindonesiaan. Sebab, tantangan masa depan tidak hanya menuntut kader yang memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga kesadaran untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.


Ketua HMI Cabang Bima, Darmawan, berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang dialektika. Pertukaran gagasan dan pengalaman antarkader diharapkan memperluas wawasan sekaligus membangun kapasitas kepemimpinan.


Ia juga berharap proses perkaderan ini dapat melahirkan generasi yang siap mengambil tanggung jawab dan menjadi pemimpin pada masa mendatang.


Sementara itu, Ketua Organising Committee (OC), Arisman, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama delapan hari, mulai 8 hingga 15 November 2026.


Pembukaan kegiatan turut dihadiri Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Dompu, Majelis Daerah KAHMI Kota dan Kabupaten Bima, Komisioner Bawaslu Kabupaten Bima, KPU Kota Bima, Dandim 1608/Bima, serta unsur Prokopim Kota dan Kabupaten Bima.


Melalui forum tersebut, HmI Cabang Bima membawa satu gagasan penting. masa depan organisasi dan bangsa turut ditentukan oleh kualitas kader dipersiapkan hari ini. Kaderisasi menjadi ruang untuk membangun intelektualitas, karakter, orientasi pengabdian, Kader yang tidak hanya mampu membaca perubahan zaman, tetapi dapat mengambil bagian menentukan arah masa depan Indonesia. (Pel-Red)