Incinews.net
Jumat, 09 Oktober 2026, 10.43 WIB
Last Updated 2026-10-09T02:43:50Z
HeadineKabupaten BimaKNMP

Pembangunan KNMP di Rompo Dimulai, Bupati Bima Tekankan Mutu dan Akuntabilitas Proyek



INCI News— Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Rompo, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, resmi dimulai setelah Bupati Bima Ady Mahyudi melakukan peletakan batu pertama, Kamis (8/10/2026).


Pembangunan yang melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kawasan permukiman nelayan, tetapi juga membentuk ekosistem ekonomi perikanan yang terintegrasi, mulai dari penangkapan hingga pemasaran hasil laut.


Dalam sambutannya, Ady menekankan tiga hal dalam pelaksanaan program tersebut, yakni penguatan sinergi pemerintah dan masyarakat, jaminan kualitas serta akuntabilitas proyek, dan komitmen warga penerima manfaat untuk menjaga fasilitas yang dibangun.


Penekanan terhadap mutu dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek agar pembangunan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat nelayan.


Ady berharap kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat mendorong kawasan KNMP menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis kelautan dan perikanan di Kabupaten Bima.


Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Penangkapan Ikan Kementerian KKP, Suraji, menegaskan bahwa pelaksanaan proyek harus memenuhi standar mutu material dan struktur bangunan sesuai spesifikasi teknis.


Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan pengadaan, integritas administrasi, serta penyelesaian pekerjaan tanpa menyisakan persoalan teknis, sosial, maupun hukum.


Menurut Suraji, profesionalisme PT Daffa sebagai pelaksana proyek harus diimbangi dukungan pemerintah dan masyarakat. Pengawasan bersama, kata dia, diperlukan untuk memastikan infrastruktur dibangun dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.


Di sisi lain, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, Tajudin, menjelaskan bahwa realisasi program tersebut melalui tahapan pengusulan dan pembahasan di tingkat pusat hingga pelaksanaannya di Kabupaten Bima.


Ia menyebutkan, kesiapan lahan menjadi salah satu kriteria penting dalam menghadirkan program KNMP di tingkat desa. Lahan yang disiapkan harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Meski pembangunan telah dimulai, keberhasilan program ini nantinya tidak hanya ditentukan oleh rampungnya bangunan. Kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, kepatuhan terhadap ketentuan pengadaan, serta manfaat nyata bagi nelayan akan menjadi aspek penting dalam menilai hasil pelaksanaannya.


Hingga siaran pers diterbitkan, belum dicantumkan nilai anggaran proyek, target waktu penyelesaian, maupun rincian fasilitas yang akan dibangun di kawasan KNMP Desa Rompo.


Informasi mengenai nilai kontrak, sumber anggaran, spesifikasi pekerjaan, dan jadwal penyelesaian diperlukan agar masyarakat dapat ikut memantau pelaksanaan proyek tersebut secara transparan dan akuntabel. (Pel-Red)