BIMA, INCI News – Warga Desa Kalampa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, memblokir jalan pada Kamis (29/10/2026) sebagai bentuk protes atas krisis air bersih yang telah berlangsung hampir satu bulan.
Aksi tersebut dilakukan karena warga kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Kondisi cuaca panas semakin memperberat keadaan dan memicu keresahan masyarakat.
Pemblokiran jalan menjadi bentuk desakan agar pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis tersebut.
Hampir sebulan menghadapi keterbatasan air bersih, warga membutuhkan kepastian mengenai penyebab krisis dan waktu pemulihan pasokan air. Hingga kini, penyebab pasti persoalan tersebut belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.
Warga berharap pemerintah desa bersama pemerintah daerah dan instansi teknis terkait segera turun tangan, termasuk menyiapkan pasokan air darurat jika diperlukan.
Selain penanganan segera, evaluasi terhadap sumber air dan sistem distribusi juga diperlukan untuk mencegah krisis serupa terulang.
Aksi warga Kalampa menempatkan persoalan pelayanan dasar sebagai perhatian utama. Pemerintah diharapkan tidak hanya merespons setelah masyarakat turun ke jalan, tetapi juga memastikan ketersediaan air bersih secara berkelanjutan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai tanggapan resmi pemerintah terkait tuntutan warga maupun langkah konkret yang akan dilakukan untuk mengatasi krisis air bersih tersebut. (Pel-Red)

