INCINews.net — Puluhan relawan atau pekerja dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Mande, Kota Bima, NTB, mempersoalkan pemberhentian mereka, Jumat (11/9/2026).
Sedikitnya 25 dari sekitar 47 pekerja mengaku diberhentikan setelah sempat kembali bekerja selama dua hari. Mereka menyebut pengurangan kuota penerima MBG menjadi alasan pengurangan tenaga kerja.
Namun, pekerja mempertanyakan keputusan tersebut karena SPPG setempat disebut kembali merekrut tiga pekerja baru.
"3 orang direkrut baru, sementara yang lama digantung dan disarankan keluar," ungkap salah seorang pekerja.
Selain PHK dan rekrutmen baru, mereka juga meminta kejelasan terkait BPJS Ketenagakerjaan dan sertifikat pelatihan yang telah mereka ikuti selama mereka bekerja.
Dilokasi, juga terdapat para pekerja yang berharap diberhentikan secara permanen dan ada juga yang meminta diterapkan sistem rolling.
"Kami minta jangan dipecat. Seperti biasa dirolling saja," kata seorang pekerja.
Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola SPPG/Dapur MBG Mande belum memberikan penjelasan resmi terkait pemberhentian pekerja, rekrutmen baru, BPJS Ketenagakerjaan maupun sertifikat pelatihan yang disebutkan pekerja.
Media masih menunggu klarifikasi dan hak jawab pihak pengelola. (Pel-Red)
