INCINews.net— Dukungan terhadap aktivis antinarkoba Badai NTB, Uswatun Hasanah, terus menguat. Sedikitnya 23 tokoh dari berbagai latar belakang tercatat menyampaikan pernyataan dukungan atau sikap terhadap Badai NTB yang diterima INCINews.net, Kamis, 3/9/2026.
Dukungan tersebut datang dari unsur mantan pejabat negara, kepala daerah, pimpinan legislatif, akademisi, tokoh organisasi kemasyarakatan hingga pegiat antinarkoba.
Berdasarkan dokumen Pengantar Pernyataan Dukungan terhadap Badai NTB dari Koalisi Bersama Rakyat Lawan Narkoba (Koalisi BERANI), sejumlah nama yang tercantum antara lain:
- Dr. H. Muhammad Irwan H. Husain, MP — Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok (RK BPL).
- Komjen Pol. Dr. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. — Kepala BNN RI 2023–2025.
- Ida Made Santi Adnya, S.H., M.H. — Ketua Umum Walaka Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB/Penyintas UU ITE.
- Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. — Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2013–2015.
- Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. — akademisi/mantan Gubernur NTB.
- Ady Mahyudi — Bupati Bima.
- dr. H. Irfan Zubaidy — Wakil Bupati Bima.
- Muttakun — Ketua DPRD Kabupaten Dompu.
- Tasrif, S.Kom., M.Ikom — akademisi.
- Dr. Syank Ahmad, M.Si. — Koordinator Presidium KAHMI Kota Bima.
- Yogi Prima Ramadhan — anggota DPRD Kota Bima.
- Baiq Nuril Maknun — pengurus rumah tangga/penyintas UU ITE.
- Hj. Anita Abdulhamid, A.Md. — Ketua GOW Kabupaten Bima/Istri Wakil Bupati Bima.
- Murni Suciyanti — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bima.
- Caca Handika — Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra.
- Fakhruddin — Dewan Pimpinan Pusat Generasi Anti Narkotika Nasional (DPP GANN).
- Muhammad Erwin — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima.
- Prof. Dr. H. Muhammad, M.Pd., M.S. — akademisi.
- Prof. Dr. H. Muhlis H. Usman — akademisi.
- Prof. Dr. H. Arba Mahmud, S.H., M.H. — akademisi.
- Dr. Syukri, M.Pd. — akademisi.
- Dr. H. Mukhlis Idris Jauhar, M.Ag. — akademisi.
- Prof. Dr. Abdul Malik, M.Ag., M.Pd. — akademisi.
Dokumen tersebut menunjukkan dukungan terhadap Badai NTB tidak hanya berasal dari kalangan Masyarakat, tetapi juga mencakup tokoh nasional, mantan pejabat negara, kepala daerah, anggota DPRD, akademisi dan organisasi antinarkoba.
Dukungan ini muncul di tengah proses hukum yang sedang dihadapi Badai NTB. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Raba Bima, mantan Ketua MK Hamdan Zoelva juga telah memberikan kesaksian mengenai dukungannya terhadap aktivitas Badai NTB sebagai gerakan kontrol sosial terhadap persoalan narkoba.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bima juga pernah menerima audiensi Badai NTB terkait gerakan pemberantasan narkoba dan menyatakan dukungan terhadap upaya masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.
Dengan demikian, dukungan terhadap Badai NTB berkembang bukan sekadar dukungan personal, tetapi mulai terlihat sebagai dukungan lintas profesi dan elemen masyarakat terhadap gerakan kontrol sosial dalam isu pemberantasan narkoba di NTB. (Pel-Red)

