INCINews.net — Aliansi Mahasiswa Bima Mataram Nusa Tenggara Barat (AMBM NTB) mendesak Bupati Bima Ady Mahyudi mengevaluasi secara khusus pelaksana program revitalisasi 53 sekolah di Kabupaten Bima.
Desakan itu disampaikan saat AMBM NTB mendatangi Polda NTB, Selasa (1/9/2026), untuk meminta pengusutan dugaan pemangkasan anggaran program revitalisasi sekolah yang disebut bernilai sekitar Rp2 miliar.
Koordinator AMBM NTB, Rizky, mengatakan evaluasi pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan transparan dan sesuai ketentuan.
“Bupati harus melakukan evaluasi khusus terhadap pelaksana program. Jangan sampai anggaran yang diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan justru disalahgunakan,” kata Rizky.
AMBM NTB juga meminta Polda NTB menelusuri dugaan pemangkasan anggaran serta informasi mengenai penyerahan kartu ATM dan PIN milik sejumlah kepala sekolah penerima bantuan kepada pihak tertentu.
Menurut Rizky, informasi tersebut harus diverifikasi untuk mengetahui mekanisme pengelolaan dana dan kemungkinan adanya penyimpangan.
AMBM NTB menegaskan evaluasi pemerintah daerah dan proses hukum harus berjalan objektif berdasarkan dokumen serta bukti.
“Kami meminta Bupati membuka evaluasi secara transparan. Jika ditemukan pelanggaran, harus ditindak sesuai ketentuan,” ujarnya. (Pel-Red)

