INCINews.net – Dugaan penolakan laporan kasus pencurian sepeda motor dinas milik Kepala Desa Keli, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, memantik sorotan. Sejumlah pemuda Desa Keli menilai Polsek Woha tidak segera memproses laporan masyarakat, meski peristiwa tersebut telah diketahui sejak pertengahan Juli 2026.
Salah seorang pemuda Desa Keli, Azizul Rif'anul Halki, S.H., menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap aparat kepolisian yang dinilai belum memberikan respons sebagaimana mestinya terhadap laporan dugaan tindak pidana tersebut.
Menurut Azizul, setiap laporan masyarakat seharusnya diterima dan diproses sesuai ketentuan hukum, tanpa dipengaruhi status sosial maupun hubungan kedekatan dengan pihak tertentu.
"Bila benar penanganan perkara dipengaruhi hubungan kedekatan dengan pihak tertentu, tentu hal itu mencederai rasa keadilan masyarakat. Penegakan hukum harus berdiri di atas prinsip persamaan di hadapan hukum," ujarnya kepada INCINews.net.
Azizul menduga laporan masyarakat sempat tidak diterima karena adanya kedekatan antara pihak Polsek Woha dengan Kepala Desa Keli. Dugaan tersebut, kata dia, mencuat lantaran terduga pelaku dalam perkara itu disebut merupakan anak kandung kepala desa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun INCINews.net, sepeda motor dinas milik Kepala Desa Keli dilaporkan hilang pada Rabu (15/7/2026) sekitar waktu subuh di area ladang milik kepala desa. Namun, laporan resmi ke kepolisian baru dibuat beberapa hari kemudian setelah adanya desakan dari masyarakat agar perkara tersebut diproses secara hukum.
"Terduga pelaku merupakan anak Kepala Desa. Upaya laporan itu sudah disampaikan oleh warga dan mahasiswa ke Polsek," kata Azizul.
Ia berharap kepolisian menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan tidak membedakan siapa pun yang diduga terlibat. Menurutnya, keterbukaan proses hukum penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Woha belum memberikan tanggapan atas dugaan penolakan laporan, tudingan adanya kedekatan dengan pihak Kepala Desa Keli, maupun perkembangan penanganan perkara tersebut. INCINews.net masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian dan membuka ruang hak jawab guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. (Pel-Red)

