Incinews.net
Sabtu, 15 Agustus 2026, 08.42 WIB
Last Updated 2026-08-16T00:43:23Z
Bakti sosialBrimobheadlineKabupaten BimaKorban GempaKota Bima

Brimob NTB Bergerak, Bantu Korban Terdampak Gempa di Bima

Sumber Foto: Ist


INCINews.net— Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat membantu warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).


Meski pusat gempa berada di wilayah Flores, guncangannya turut dirasakan hingga Bima. Sejumlah rumah warga mengalami dampak dan membutuhkan penanganan.


Merespons kondisi tersebut, Tim SAR Batalyon C Pelopor turun langsung ke lapangan. Personel dari Kompi 1 dan Kompi 3 dikerahkan untuk membantu warga membersihkan puing bangunan dan menyelamatkan barang-barang dari rumah yang terdampak.


Di Kota Bima, sebanyak 16 personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor mendatangi rumah Suhardin di RT 03/RW 01, Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba.


Dipimpin Wadanki 1 Ipda Nasarudin, S.H., personel tiba di lokasi sekitar pukul 13.43 WITA. Mereka kemudian bergotong royong bersama warga membersihkan material bangunan yang berserakan akibat guncangan gempa.


Berbagai peralatan SAR dibawa untuk mendukung aksi kemanusiaan tersebut, mulai dari sekop, helm, harness, tali jiwa, figure eight, carabiner, sapu hingga senter dan perangkat komunikasi. Satu unit truk angkut pasukan turut disiagakan.


Bagi Suhardin, kehadiran personel Brimob menjadi bantuan berarti bagi keluarganya yang harus menghadapi dampak gempa.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kompi C Pelopor Brimob Polda NTB yang sudah berpartisipasi dan bergotong royong membersihkan rumah kami dari dampak gempa," ujar Suhardin.


Turun Langsung ke Kabupaten Bima


Aksi kemanusiaan Brimob tidak berhenti di Kota Bima. Personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor juga bergerak menuju Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.


Sebanyak 12 personel dipimpin Iptu Akhyar, S.H., diterjunkan membantu M. Saleh, warga RT 03/RW 02, Dusun Moti, Desa Soro.


Sekitar pukul 14.45 WITA, personel mulai membantu mengangkat puing-puing dan mengevakuasi barang-barang milik warga dari rumah yang terdampak.


Sekop, palu, linggis dan parang digunakan untuk mempercepat proses pembersihan. Satu unit mobil komando turut dikerahkan untuk mendukung mobilisasi personel.


Gerak cepat tersebut memperlihatkan peran Brimob tidak hanya dalam tugas kepolisian, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi bencana.


Kehadiran personel di lokasi menjadi bentuk respons langsung untuk membantu warga membersihkan rumah, menyelamatkan barang yang masih dapat digunakan, sekaligus mengurangi beban masyarakat setelah gempa.


Melalui Tim SAR Batalyon C Pelopor, Brimob NTB menunjukkan kesiapan untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Prinsip "Brimob untuk Nusa dan Bangsa" diwujudkan melalui tindakan langsung membantu warga terdampak bencana. (Pel-Red)