Foto: Bank NTB Syariah memperkuat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui Digital System Pendapatan Asli Daerah (DSPAD) untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas penerimaan daerah.
Sistem terintegrasi ini dirancang untuk mendukung pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, wajib pajak, dan Bank NTB Syariah.
Inovasi DSPAD diperkenalkan Bank NTB Syariah pada Senin (6/7/2026) di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Mataram. Kehadiran sistem tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung digitalisasi tata kelola pemerintahan sekaligus mengoptimalkan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Nusa Tenggara Barat.
Direktur Teknologi Informasi (IT) Bank NTB Syariah, Rully Feranata, mengatakan DSPAD dikembangkan untuk mengintegrasikan proses administrasi dan pembayaran pajak daerah antara pemerintah daerah, wajib pajak, dan Bank NTB Syariah.
Menurut Rully, inovasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara bank pembangunan daerah dengan pemerintah daerah untuk menciptakan pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
"Ini merupakan ikhtiar Bank NTB Syariah untuk mengharmonisasikan peran bank pembangunan daerah dengan pemerintah daerah. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pendapatan daerah melalui sistem perpajakan dan distribusi yang lebih baik," ujarnya.
Rully menjelaskan, DSPAD dirancang untuk memudahkan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan dan pengelolaan penerimaan pajak secara digital dan terintegrasi.
Sistem tersebut memungkinkan pemerintah daerah mengetahui transaksi pembayaran pajak secara lebih jelas, termasuk jenis pajak dan kesesuaiannya dengan penetapan.
"Selama ini pemerintah daerah kesulitan mengetahui pembayaran yang masuk berasal dari jenis pajak apa dan apakah sudah sesuai dengan penetapan. Dengan sistem ini seluruh proses menjadi transparan dan terintegrasi," katanya.
Melalui DSPAD, pemerintah daerah dapat memantau transaksi pajak secara real time, memperoleh data yang lebih akurat, serta meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Sistem ini juga mendukung percepatan digitalisasi layanan pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui proses administrasi yang lebih mudah dan terukur. Saat ini, DSPAD memasuki tahap uji coba di tiga daerah, yakni Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Dompu.
Pemilihan ketiga daerah tersebut dilakukan karena masing-masing memiliki karakteristik sumber penerimaan yang berbeda sehingga dapat menjadi representasi dalam proses pengembangan dan penyempurnaan sistem. Kabupaten Lombok Barat memiliki karakteristik penerimaan yang didominasi sektor pajak hotel dan restoran seiring tingginya aktivitas pariwisata dan jasa.
Sementara itu, Kabupaten Lombok Timur memiliki karakteristik penerimaan daerah yang beragam sehingga menjadi representasi dalam pengujian sistem pengelolaan pajak daerah secara terintegrasi. Adapun Kabupaten Dompu memiliki karakteristik penerimaan daerah yang berasal dari sektor sarang burung walet serta berbagai objek pajak daerah lainnya.
Melalui tahap uji coba tersebut, Bank NTB Syariah bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan DSPAD dapat berjalan optimal, memberikan kemudahan bagi wajib pajak, sekaligus membantu pemerintah daerah meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pengawasan Pendapatan Asli Daerah.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah yang terus bertransformasi, Bank NTB Syariah berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi digital yang memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha.
Kehadiran DSPAD diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pendapatan daerah sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Peluncuran DSPAD juga menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Bank NTB Syariah dalam menghadirkan layanan digital yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Melalui inovasi tersebut, Bank NTB Syariah memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, efisien, transparan, dan berbasis teknologi.
Dengan semangat transformasi dan inovasi berkelanjutan, Bank NTB Syariah akan terus mengembangkan berbagai solusi digital untuk mendukung penguatan layanan keuangan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
