INCINews.net. Upaya memperluas cakrawala akademik siswa terus dilakukan SMAN 1 Kota Bima. Melalui Program Sistem Kredit Semester (SKS) 2 Tahun, sekolah tersebut mengirimkan peserta didiknya mengikuti rangkaian kuliah tamu dan kunjungan akademik di tiga perguruan tinggi ternama di Daerah Istimewa Yogyakarta selama tiga hari, mulai 28 Juli 2026.
Tiga kampus yang menjadi tujuan kegiatan tersebut yakni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (UGM), Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, serta Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII).
Kepala SMAN 1 Kota Bima, Dedy Rosadi, M.Pd., M.Sc, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari strategi sekolah untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berpusat di ruang kelas, tetapi juga mengenalkan siswa secara langsung pada atmosfer pendidikan tinggi.
Selama berada di Yogyakarta, para siswa berkesempatan berdialog dengan dosen, mengenal lingkungan kampus, serta memperoleh pemaparan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan, prospek karier, hingga tantangan di berbagai bidang profesi.
Di Fakultas Kedokteran Gigi UGM, siswa mendapatkan wawasan mengenai dunia pendidikan kedokteran gigi beserta peluang profesinya. Sementara di Program Studi Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta, peserta diperkenalkan dengan perkembangan industri pertambangan, teknologi, serta kebutuhan sumber daya manusia di sektor energi. Adapun di Fakultas Kedokteran UII, siswa memperoleh gambaran tentang pendidikan kedokteran, perkembangan ilmu medis, dan tantangan profesi dokter di era modern.
"Melalui kunjungan akademik ini, kami ingin memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai kehidupan di perguruan tinggi. Harapannya, mereka memiliki motivasi yang lebih kuat untuk mempersiapkan diri sejak dini dan mampu bersaing memasuki perguruan tinggi sesuai minat dan bakatnya," ungkap Dedy Rosadi pada incinews.net, jum'at, 31/7/2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen SMAN 1 Kota Bima dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada masa depan. Sekolah tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, memperluas wawasan, dan menumbuhkan keberanian siswa untuk bercita-cita tinggi.
Mengusung tema "Belajar dari Pakar, Menginspirasi Masa Depan", program itu diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan global. Pengalaman belajar langsung di tiga kampus unggulan tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi siswa dalam menentukan pilihan studi sekaligus merancang masa depan sejak dini. (Pel-Red)


