INCINews.net – Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Mataram (Unram), Maulana, nekat menghampiri iring-iringan kendaraan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan kerja di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7). Aksi tersebut dilakukan untuk menyerahkan langsung dokumen kajian dan aspirasi mahasiswa kepada Presiden.
Dikutip dari JejakNTB, Maulana berlari mendekati kendaraan Presiden usai peresmian Bendungan Meninting. Ia berhasil menyerahkan sebuah map berisi kajian dan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan nasional sebelum kemudian diamankan sementara oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Situasi kembali kondusif dan rombongan Presiden melanjutkan perjalanan.
Menurut laporan tersebut, aksi itu dilakukan karena mahasiswa mengaku kesulitan menyampaikan aspirasi melalui jalur birokrasi maupun aksi demonstrasi konvensional. Mereka memilih menyerahkan langsung dokumen kepada Presiden agar berbagai persoalan yang dinilai strategis mendapat perhatian pemerintah pusat.
Dokumen yang diserahkan memuat sejumlah tuntutan, antara lain evaluasi menyeluruh terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Mahasiswa juga meminta pemerintah memperkuat transparansi penggunaan anggaran, meningkatkan pengawasan pelaksanaan program strategis nasional, serta menyesuaikan kebijakan dengan kondisi riil di lapangan.
Selain isu nasional, kajian tersebut juga menyoroti berbagai persoalan di Provinsi Nusa Tenggara Barat, seperti kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan, krisis pengelolaan sampah di Pulau Lombok, tingginya angka kemiskinan, keterlambatan proyek infrastruktur, hingga tantangan ketahanan pangan di Pulau Sumbawa. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait dokumen aspirasi yang diserahkan mahasiswa tersebut. **Pel-Red

