INCINews.net|Kab. Bima. Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan Pawai Rimpu bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka Hari Jadi ke-386 Kabupaten Bima, melainkan wujud komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Dana Mbojo di tengah arus modernisasi.
"Pawai Rimpu ini bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur Dana Mbojo," ujar Ady Mahyudin saat melepas Pawai Budaya Rimpu bertajuk "Pesona Dana Mbojo" di ruas jalan negara Bima–Sumbawa, Senin (29/6/2026).
Menurut Ady Mahyudi, tema "Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya" menjadi pengingat bahwa budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, menjaga harmoni, serta bangga terhadap jati diri budaya Bima.
Pawai budaya tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-386 Kabupaten Bima Tahun 2026. Ribuan warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan peserta yang mengenakan beragam busana adat khas Bima, seperti rimpu, sanggentu tembe, sambolo tenun Bima, dan saremba tembe. Sejumlah paguyuban etnis Nusantara juga menampilkan atraksi budaya yang menambah semarak kegiatan.
Barisan pawai diawali pasukan berkuda Kodim 1608/Bima, dilanjutkan Drumband Gita Bahana Aparatur Pemerintah Kabupaten Bima, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Sekretariat Daerah, organisasi perangkat daerah, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, BUMN, satuan pendidikan, serta paguyuban etnis Nusantara.
Bupati Bima hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy. Turut hadir Kapolres Bima AKBP Anton Bhayangkara Gaisar dan Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan bersama jajaran pemerintah daerah.
Ady Mahyudi berharap semangat melestarikan budaya yang tercermin dalam Pawai Rimpu tidak berhenti pada peringatan hari jadi daerah, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan fondasi penting dalam memperkuat persatuan sekaligus membangun Kabupaten Bima yang bermartabat.
Pawai berlangsung meriah dan ditutup dengan pengundian doorprize bagi para peserta. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor serta sejumlah hadiah menarik lainnya diserahkan kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam memeriahkan Hari Jadi ke-386 Kabupaten Bima. *Pel-Red

