INCINews.net. Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Bima menegaskan bahwa proses pengadaan pekerjaan konstruksi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul berkembangnya isu di media sosial yang menyebut paket pekerjaan konstruksi di Kabupaten Bima didominasi oleh perusahaan yang tergabung dalam Gapensi Kota Bima.
Sekretaris Gapensi Kota Bima, Angga Taher, menjelaskan bahwa Gapensi merupakan salah satu dari berbagai asosiasi badan usaha jasa konstruksi di Indonesia. Menurutnya, seluruh badan usaha yang memenuhi persyaratan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pengadaan pemerintah melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Ia menegaskan, penetapan pemenang tender dilakukan berdasarkan hasil evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga, bukan karena latar belakang keanggotaan pada asosiasi tertentu.
Berdasarkan pemantauan pelaksanaan tender di LPSE Kabupaten Bima, sejumlah paket pekerjaan bahkan dimenangkan dengan nilai penawaran lebih dari 10 persen di bawah Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Kondisi tersebut dinilai mencerminkan tingginya tingkat persaingan antarpenyedia jasa konstruksi.
Angga juga mengajak seluruh pelaku usaha konstruksi untuk terus meningkatkan daya saing perusahaan, mulai dari kelengkapan administrasi, pengalaman kerja, kesiapan personel dan peralatan, hingga penyusunan penawaran yang kompetitif.
Menurutnya, penyampaian kritik terhadap proses pengadaan merupakan bagian dari kontrol publik. Namun, setiap dugaan pelanggaran atau keberpihakan sebaiknya disertai bukti yang memadai dan disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Gapensi Kota Bima berharap seluruh pelaku jasa konstruksi dapat bersama-sama membangun iklim usaha yang profesional, sehat, dan transparan, sehingga proses pengadaan pemerintah semakin berkualitas dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh badan usaha.* Pel-Red

