Foto: Ketua Organda Kota Bima (Sumber:Ist)
InciNews.Net|Kota Bima. Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bima menyoroti kelangkaan semen yang terjadi belakangan ini karena berdampak langsung terhadap pengusaha truk logistik dan sopir angkutan di wilayah Bima. Selasa, 9/6/2026
Menurut Sutomo, S.H selaku ketua Organda, banyak armada pengangkut semen kehilangan potensi pendapatan akibat harus mengantre terlalu lama di gudang distributor maupun pabrik tanpa kepastian muatan. Kondisi tersebut dinilai merugikan pelaku usaha transportasi darat yang menggantungkan penghasilan dari distribusi semen.
Organda juga meminta aparat terkait mengusut dugaan praktik penimbunan apabila kelangkaan terjadi akibat manipulasi stok oleh oknum distributor untuk memainkan harga di pasaran. Mereka menilai tindakan tegas perlu dilakukan guna menjaga stabilitas distribusi dan harga semen.
Selain itu, Organda Kota Bima mendesak produsen dan distributor memberikan kepastian kuota serta jadwal bongkar muat agar armada truk tidak telantar di pelabuhan maupun depo penyimpanan. Kepastian distribusi dinilai penting untuk menjamin kelancaran rantai pasok hingga ke konsumen.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Ketua Organda Kota Bima mendorong Satgas Pangan dan Dinas Perdagangan melakukan inspeksi mendadak ke gudang distributor, mempercepat proses bongkar muat di pelabuhan, serta memperkuat koordinasi antara pemerintah, distributor, dan pelaku angkutan agar pasokan semen kembali normal dan harga tetap terkendali.*Pel-Red
InciNews.Net|Kota Bima. Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bima menyoroti kelangkaan semen yang terjadi belakangan ini karena berdampak langsung terhadap pengusaha truk logistik dan sopir angkutan di wilayah Bima. Selasa, 9/6/2026
Menurut Sutomo, S.H selaku ketua Organda, banyak armada pengangkut semen kehilangan potensi pendapatan akibat harus mengantre terlalu lama di gudang distributor maupun pabrik tanpa kepastian muatan. Kondisi tersebut dinilai merugikan pelaku usaha transportasi darat yang menggantungkan penghasilan dari distribusi semen.
Organda juga meminta aparat terkait mengusut dugaan praktik penimbunan apabila kelangkaan terjadi akibat manipulasi stok oleh oknum distributor untuk memainkan harga di pasaran. Mereka menilai tindakan tegas perlu dilakukan guna menjaga stabilitas distribusi dan harga semen.
Selain itu, Organda Kota Bima mendesak produsen dan distributor memberikan kepastian kuota serta jadwal bongkar muat agar armada truk tidak telantar di pelabuhan maupun depo penyimpanan. Kepastian distribusi dinilai penting untuk menjamin kelancaran rantai pasok hingga ke konsumen.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Ketua Organda Kota Bima mendorong Satgas Pangan dan Dinas Perdagangan melakukan inspeksi mendadak ke gudang distributor, mempercepat proses bongkar muat di pelabuhan, serta memperkuat koordinasi antara pemerintah, distributor, dan pelaku angkutan agar pasokan semen kembali normal dan harga tetap terkendali.*Pel-Red

