Hj. Mahdalena mengajak seluruh calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
"Ilmu pengetahuan adalah warisan paling berharga yang akan terus tumbuh nilainya sepanjang hayat. Ketika pendidikan diperjuangkan, masa depan bangsa sedang dibangun," ujarnya.
Menurut Hj. Mahdalena, peningkatan akses pendidikan tinggi merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi yang cerdas, berintegritas, berdaya saing, dan siap berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
Ia menegaskan, perjuangan menghadirkan ratusan kuota KIP Kuliah merupakan bentuk komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat di bidang pendidikan, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Mahdalena berharap semakin banyak putra-putri Indonesia, khususnya di NTB, yang dapat meraih pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.
"Bangsa yang besar bukan hanya membangun gedung-gedung megah, tetapi juga membangun manusia melalui pendidikan," katanya. *Pel-Red

