Incinews.net
Jumat, 29 Mei 2026, 19.23 WIB
Last Updated 2026-05-29T11:33:14Z
HeadlineHewan KurbanIdul Adhakesehatan HewanPemerintah

Pengawasan Diperketat, Pemotongan Hewan Kurban di Parado Capai 67 Ekor



Incinews.net|Kab. Bima. Pemerintah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima memperketat pengawasan terhadap hewan kurban menjelang Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan yang dipotong dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.


Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima, H. Zainal Arifin, S.T., M.T., sebelumnya telah menghimbau seluruh petugas peternakan di tingkat kecamatan agar intens melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap hewan kurban, baik sebelum maupun sesudah penyembelihan.


Menurut dia, pengawasan kesehatan hewan menjadi hal penting guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular sekaligus menjamin keamanan pangan bagi masyarakat selama momentum Idul adha.


“Seluruh petugas diminta aktif melakukan pengawasan di lapangan agar hewan kurban yang dipotong benar-benar sehat dan aman dikonsumsi,” ujarnya.


Di Kecamatan Parado, data yang dihimpun incinews.net (Jum'at, 28/5/2026) jumlah hewan kurban yang dipotong tahun ini mencapai 67 ekor. Data Unit Pelaksana Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Parado mencatat, jumlah tersebut terdiri dari 47 ekor sapi, 2 ekor kerbau, dan 20 ekor kambing yang tersebar di lima desa.


Desa Parado Rato menjadi wilayah dengan jumlah pemotongan terbanyak, yakni 27 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Sementara Desa Parado Wane mencatat 5 ekor sapi dan 7 ekor kambing.


Adapun Desa Kanca memotong 3 ekor sapi, 2 ekor kerbau, dan 2 ekor kambing. Desa Kuta tercatat memotong 7 ekor sapi dan 1 ekor kambing, sedangkan Desa Lere sebanyak 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing.


Petugas kesehatan hewan memastikan seluruh hewan kurban yang diperiksa berada dalam kondisi sehat. Tidak ditemukan indikasi penyakit maupun gangguan kesehatan pada hewan sebelum proses pemotongan dilakukan.


Selain melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, petugas juga mengingatkan panitia kurban untuk menjaga kebersihan lokasi penyembelihan dan memperhatikan tata cara distribusi daging agar tetap higienis dan aman bagi masyarakat penerima. (Pel-Red)