Incinews.net
Rabu, 01 April 2026, 14.15 WIB
Last Updated 2026-04-01T06:15:37Z
DompuHukum dan KriminalLaka LantasPemerintah

Rem Blong di Jalur Turunan Manggelewa, Truk Fuso Angkut Sapi Tewaskan Dua Orang


Incinews.net|Dompu. Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Dusun Jana Mawar, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Selasa (31/3) sekitar pukul 23.10 WITA. Sebuah truk fuso bermuatan 21 ekor sapi terguling setelah diduga mengalami rem blong di jalur turunan dan tikungan, mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta sejumlah korban lainnya luka-luka.


Truk berwarna hijau dengan nomor polisi P 9112 VJ itu dikemudikan oleh Subur Edi Witiko (36), yang membawa lima orang penumpang. Kendaraan diketahui berangkat dari Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima dengan tujuan Tangerang.


Berdasarkan keterangan di lapangan, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi Jembatan Sonto Saba di wilayah Tekasire. Sopir diduga keliru saat mengoper persneling dari gigi 3 ke gigi 2, namun justru berpindah ke gigi 4. Akibatnya, laju kendaraan menjadi tidak terkendali. Upaya pengereman tidak berhasil karena rem dilaporkan tidak berfungsi, hingga sopir membanting setir ke kiri dan kendaraan terguling ke parit di sisi jalan.


Dua korban meninggal dunia dalam insiden tersebut masing-masing Ismail (60), petani asal Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, dan Diana Farida (36), warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.


Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka, yakni sopir Subur Edi Witiko (36), Sarjan (38) warga Kabupaten Tangerang, Fathurahman (33), dan Supardin (35), keduanya warga Desa Tangga, Kecamatan Monta. Para korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RS Pratama Manggelewa.


Personel Polsek Manggelewa bersama warga setempat segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan tempat kejadian perkara. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh Sat Lantas Polres Dompu.


Kasat Lantas Polres Dompu IPTU I Komang Wahyu Purbayasari menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut.


“Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi dalam mengendalikan kendaraan di jalur turunan dan menikung, ditambah faktor teknis kendaraan,” ujarnya.


Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar lebih berhati-hati serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.


Kapolres Dompu melalui Kasi Humas juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan.


Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta berkoordinasi dengan keluarga korban guna menjaga situasi tetap kondusif. (Pel.red)