Incinews.net
Selasa, 03 November 2026, 19.48 WIB
Last Updated 2026-11-03T11:48:06Z
BRI Cabang BimaHeadineHukum dan HAMlembaga dan OrganisasiPolres Bima

Transaksi Rp280 Juta di Dua Rekening Berbeda Hanya Berselang Dua Menit, Lembaga di Bima Deklarasikan Perang Terbuka terhadap BRI

 

INCI News- Item transaksi senilai Rp280 juta pada dua rekening berbeda milik almarhumah Hj. Rugaya tercatat hanya berselang dua menit, pada jam, tanggal, dan tahun yang sama.


Kejanggalan transaksi tersebut menjadi bagian penting dalam dugaan raibnya dana senilai Rp7,3 miliar yang mendapat penolakan keras dari pihak ahli waris.


"Bagaimana ceritanya, hanya berbeda dua menit transaksi di dua rekening berbeda bisa secepat itu?" ungkap kuasa hukum ahli waris pengganti, Linnas, S.H., kepada media ini, Selasa (3/11/2026).


Selain belum ada titik terang penyelesaian, Kasus tersebut kini dalam penanganan Satreskrim Polres Bima Kota dan tengah menjadi sorotan publik di wilayah Bima.


Pantauan media ini, sorotan tajam juga muncul dari sejumlah lembaga advokasi dan organisasi paguyuban di daerah Bima. Mereka mengecam keras dugaan kejanggalan transaksi yang dinilai merugikan masyarakat.


Dalam sebuah video yang beredar, sejumlah elemen hukum, di antaranya Lembaga Studi Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia (LESHAM) NTB, Lembaga Kajian Hukum dan Antikorupsi Bima, serta gabungan organisasi paguyuban se-Kota dan Kabupaten Bima, mendeklarasikan perang terbuka terhadap BRI.


"Kami menyatakan perang terbuka terhadap BRI," tegas salah seorang perwakilan dalam video pernyataan sikap berdurasi 41 detik tersebut.


Pernyataan perang terbuka itu menyusul berbagai persoalan yang dinilai kerap muncul dan merugikan warga secara berulang kali di lingkungan BRI Cabang Bima. (Pel-Red)