Incinews.net
Sabtu, 03 Oktober 2026, 11.04 WIB
Last Updated 2026-10-03T03:04:44Z

MAN 2 Kota Bima Warnai Workshop Tech for Youth BRIDA, dari Peserta hingga Talenta Robotik


INCI News. MAN 2 Kota Bima tidak sekadar mengirim peserta dalam Workshop Tech for Youth (T4YO) Tingkat SMA/MA/SMK se-Kota Bima Tahun 2026. Madrasah tersebut turut mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan sebagai narasumber, pendamping, sekaligus menghadirkan talenta peserta didik di bidang robotika.


Workshop yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima pada Kamis (1/10/2026) itu mengangkat tema Coding Dasar dan Robotik.


Sebanyak 13 pelajar dari sembilan SMA/MA/SMK di Kota Bima mengikuti kegiatan tersebut. Dari MAN 2 Kota Bima, dua peserta didik kelas X Digital (X-1), Nauroh Ulya Najiyyah dan Arkan Firstqy Faiq, turut mengikuti workshop.


Dalam kegiatan itu, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai dasar-dasar pemrograman dan robotika, tetapi juga mengikuti praktik perakitan komponen, pemrograman, hingga pengembangan proyek secara berkelompok.


Pembelajaran dilakukan melalui praktik langsung. Peserta diberi kesempatan untuk mencoba, berdiskusi, menemukan kendala, serta mencari solusi bersama.


Untuk jenjang SMA/MA/SMK, materi robotika diarahkan pada tingkat yang lebih kompleks, termasuk pemanfaatan ESP32 dan pemrograman. Proyek yang dikembangkan juga dikaitkan dengan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.


Guru MAN 2 Jadi Narasumber


Peran MAN 2 Kota Bima dalam kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai peserta.


Guru MAN 2 Kota Bima sekaligus Ketua Program Kelas Digital, A. Lathief Fashihullisan, S.Si., M.Sc., dipercaya menjadi narasumber pada workshop tingkat SMA/MA/SMK.


Sementara M. Anis Fuadi, M.Ed., yang merupakan Sekretaris Program Kelas Digital MAN 2 Kota Bima, menjadi narasumber pada workshop tingkat SD/MI yang telah dilaksanakan sebelumnya.


Keterlibatan tersebut menempatkan MAN 2 Kota Bima tidak hanya sebagai lembaga yang mengirim peserta, tetapi juga sebagai bagian dari proses berbagi pengetahuan dan keterampilan teknologi kepada pelajar di Kota Bima.


Peserta Didik Jadi Asisten


Peran berikutnya datang dari peserta didik. Dalam pelaksanaan workshop tingkat SMA/MA/SMK, A. Lathief didampingi dua peserta didik MAN 2 Kota Bima sebagai asisten, yakni M. Daffa Ramadhan dari kelas XII Digital dan M. Farras Khaizuran dari kelas XI Digital.


Sementara pada kegiatan tingkat SD/MI, Anis Fuadi didampingi Nasyifa Dzakirra, peserta didik ekskul robotik MAN 2 Kota Bima dari kelas XII IPAS 2.


Kehadiran peserta didik sebagai asisten memberikan pengalaman langsung dalam proses pendampingan, praktik teknologi, dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran di luar lingkungan madrasah.


Hadirkan Talenta Robotik


Di antara peserta didik yang terlibat, M. Daffa Ramadhan diketahui merupakan Ketua Ekstrakurikuler/Organisasi Robotik MAN 2 Kota Bima.


Adapun M. Farras Khaizuran merupakan salah satu peserta didik yang memiliki prestasi di bidang robotika. Pada 2026, Farras berhasil meraih Juara 2 Lomba Robotik Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.


Keterlibatan mereka memperlihatkan bahwa pembelajaran teknologi di MAN 2 Kota Bima tidak hanya berlangsung dalam bentuk teori, tetapi juga dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler, kompetisi, praktik, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan teknologi di tingkat daerah.


Membangun Ekosistem Digital


Keterlibatan guru dan peserta didik MAN 2 Kota Bima dalam Workshop Tech for Youth menjadi bagian dari pengembangan ekosistem Kelas Digital di madrasah tersebut.


Melalui kegiatan seperti T4YO, pelajar mendapat ruang untuk mengenal teknologi sekaligus mengembangkan kemampuan untuk merancang, membuat, dan menguji solusi sederhana.


Terlebih, proyek robotika dalam workshop diarahkan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Dengan demikian, teknologi tidak hanya dipelajari sebagai keterampilan, tetapi juga dikenalkan sebagai sarana untuk menjawab persoalan di lingkungan sekitar.


Bagi MAN 2 Kota Bima, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya belajar yang adaptif dan inovatif.


Semangat itu sekaligus memperkuat komitmen madrasah melalui tagline “Madrasah Tradisi Prestasi dan Mendunia.” (Pel-Red)