Incinews.net
Rabu, 22 Juli 2026, 18.37 WIB
Last Updated 2026-07-22T10:37:31Z
Bupati BimaHeadlinePelantikan pejabatPemkab BimaRotasi

Tiga Kepala Dinas dan 264 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bima Lanjutkan Penyegaran Birokrasi



INCINews.net.  Penyegaran birokrasi kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima. Bupati Bima Ady Mahyudi, Rabu (22/7/2026), melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, sejumlah pejabat administrator dan pengawas, serta 264 kepala sekolah dari jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama. Total 274 pejabat diambil sumpah jabatannya dalam prosesi yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bima.


Tiga pejabat yang mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama adalah M. Amin, S.Sos sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Zainudin, S.S. sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta M. Farid, SKM., MPH sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.


Pada jenjang administrator, H. Ahyani, S.Ag dilantik sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Edison, SE sebagai Camat Wera, Arsyad, SE sebagai Camat Ambalawi, dan Gunawan, S.Pd., M.Pd sebagai Sekretaris Camat Bolo. Sementara itu, Titian Sumarni, SE dipercaya mengemban jabatan Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Palibelo.


Di luar jabatan struktural, pelantikan juga menyasar sektor pendidikan. Sebanyak 264 kepala TK, SD negeri, dan SMP resmi dilantik sebagai bagian dari penataan kepemimpinan di satuan pendidikan. Pemerintah daerah berharap penyegaran tersebut mampu memperkuat tata kelola sekolah sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan.


Dalam sambutannya, Ady Mahyudi menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi agar mampu menjawab tuntutan pelayanan publik dan pembangunan daerah.


Menurut dia, jabatan tidak semata dipandang sebagai bentuk promosi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan profesionalisme.


"Jabatan merupakan amanah untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik. Meskipun berada pada jenjang yang berbeda, seluruh pejabat memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan publik yang profesional dan mendukung pembangunan masyarakat," kata Ady.


Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik menjadi penggerak reformasi birokrasi dengan membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan inovatif. Ego sektoral, menurut dia, harus ditinggalkan agar koordinasi antarperangkat daerah berjalan lebih efektif dan percepatan pembangunan dapat diwujudkan.


Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, serta para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima. (Pel-Red)