INCINews.net – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Latihan Kader II (LK II), salah satu jenjang pengkaderan formal lanjutan yang menjadi agenda strategis organisasi dalam mencetak kader yang memiliki kapasitas intelektual, ideologis, dan kepemimpinan.
Salah satu fokus persiapan yang kini dilakukan panitia adalah merumuskan tema besar kegiatan. Tema tersebut disusun dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global, perkembangan politik nasional, serta posisi dan peran HMI yang berpijak pada Nilai Dasar Perjuangan (NDP) sebagai fondasi ideologis organisasi.
Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Bidang Pembinaan Anggota (PA) HMI Cabang Bima, Arisman, mengatakan tema LK II harus mampu menjadi arah berpikir yang membingkai seluruh proses pengkaderan sehingga tetap relevan dengan tantangan zaman.
"LK II merupakan momentum strategis untuk memperdalam kapasitas intelektual kader, memperkuat komitmen ideologis, serta mempertajam kepekaan terhadap dinamika sosial dan politik. Karena itu, tema yang diangkat harus mampu menjawab perkembangan global maupun nasional tanpa mengabaikan nilai-nilai perjuangan HMI," ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Menurut Arisman yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Training Raya, perumusan tema dilakukan secara cermat karena bukan sekadar menjadi judul kegiatan, melainkan akan menjadi pijakan dalam seluruh proses diskusi, kajian, dan pembelajaran selama LK II berlangsung.
Ia menambahkan, melalui forum pengkaderan tersebut, peserta diharapkan mampu membaca realitas secara kritis, analitis, dan solutif, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai dasar perjuangan HMI.
Sementara itu, panitia masih menyelesaikan sejumlah persiapan teknis lainnya. Informasi mengenai jadwal pelaksanaan, lokasi kegiatan, serta mekanisme pendaftaran LK II akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi HMI Cabang Bima.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, HMI Cabang Bima berharap LK II dapat menjadi ruang kaderisasi yang mampu melahirkan kader-kader berkualitas, adaptif terhadap perubahan zaman, dan siap berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara. (Pel-Red)

