Incinews.net
Rabu, 07 September 2022, 20.33 WIB
Last Updated 2022-09-08T21:44:30Z

Ketua DPRD Dihujani Dengan Ragam Pertanyaan

Foto saat pihak DPRD Kabupaten Bima melakukan mediasi tuntutan masa aksi.


Incinews.net. Demonstrasi dari aliansi yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) diwarnai oleh sejumlah organisasi Mahasiswa, selama ketua DPRD  Kabupaten Bima menanggapi tuntutan masa aksi dihujani dengan ragam pertanyaan. Rabu, 7/9/2022.

Kendati demikian, pihak keamanan yang terdiri dari institusi TNI dan Polri tetap siaga melakukan pengamanan jalannya audensi yang berlangsung. Sementara Dandim 1608 Bima langsung bertindak menjadi moderator saat proses audiensi pihak ketua DPRD dengan pihak perwakilan masa aksi.

Dalam pandangan masa aksi mengemukakan, bahwa meningkatnya harga BBM yang ditetapkan oleh pemerintah RI dinilai mencekik rakyat, termasuk rakyat kabupaten Bima.

Audiensi yang berlangsung di aula rapat gedung DPRD tersebut sempat memanas, lantaran  banyak pertanyaan  yang diterima oleh ketua DPRD kabupaten Bima. Pasalnnya sejumlah perwakilan masa aksi tidak saja menyoalkan tentang naiknya harga BBM, namun dilain sisi juga menyinggung tentang seputar situasi dan kondisi kedaerahan kabupaten Bima.

Menyikapi sejumlah beragam pertanyaan dan tuntutan tersebut, pihak ketua DPRD mejelaskan bahwa, berbagai tuntutan yang disampaikan oleh masa aksi akan diterima serta akan dilakukan pendalaman untuk untuk disampaikan ke pihak DPR RI.

"Terkait penolakan naiknya BBM kami bukan pengambil kebijakan, jadi dengan Sejumlah tuntutan yang disampaikan teman-teman ini akan kami terima, selanjutnya akan diteruskan di DPR RI untuk diperjuangkan. Kata pria yang biasa disapa Yandi saat menjawab tuntuntan dari masa aksi.

Pantauan langsung crew media ini, Meskipun sejumlah tanggapan yang ada telah disampaikan oleh ketua DPRD, namun perwakilan masa aksi masih belum bisa menerima. hingga masa aksi merasa kecewa memecahkan kaca meja dengan menggunakan mikrofon berikut keluar meninggalkan ruangan.

Menyikapi hal tersebut, sejumlah personil TNI yang dipimpin langsung oleh Dandim 1608 Bima, berikut pihak personil kepolisian, lanjut mengawal dan mengamankan masa aksi hingga di lintasan depan Gedung DPRD kabupaten Bima. (M.A)