Rumah Pegawai Pertanahan di Dompu Diteror Bom Molotov, 2 Kendaraan Terbakar -->

Iklan 970x250px

Rumah Pegawai Pertanahan di Dompu Diteror Bom Molotov, 2 Kendaraan Terbakar

Selasa, 02 Februari 2021
Foto: Terlihat dari Luar Rumah Warga yang jadi korban Ledekan Bom Molotov.

MEDia insan cita, Dompu: Terjadi Ledakan bom molotov meneror rumah salah satu warga di kabupaten Dompu, selasa (2/1/2021) sekira pukul 03.00 wita.

Peristiwa mencengangkan itu terjadi di kediaman Awaluddin (42), warga Lingkungan Larema, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu (NTB). Korban diketehui bekerja sebagai pegawai di kantor pertanahan ATR/BPN di Dompu.

Saat itu, Awaluddin usai melaksanakan sholat tahajud, ia mendengar sebuah bunyi ledakan disertai bunyi kaca yang pecah di depan rumahnya, penasaran akan hal itu, Awaluddin pun mengintip dari jendela depan dan sangat terkejut saat ia melihat kobaran api di garasi yang sedang membakar dua unit sepeda motor.

Awaluddin segera memadamkan api dengan menyiramkan air pada titik api dan api berhasil dipadamkan.

Personel Polsek Woja tiba di TKP setelah mendapat laporan warga, kemudian melakukan dokumentasi dan mengamankan barang bukti berupa, Satu buah korek gas, Pecahan botol berwarna hijau, Sobekan kain yang di jadikan sumbu bom molotov.

Sedangkan kendaraan yang terbakar dua unit sepeda motor, Honda Vario150 terbakar pada bagian sepakbor dan Honda Vario110 terbakar pada bagian samping kanan.

Terkait insiden tersebut, Kapolsek Woja IPDA Abdul Haris mengharapkan pada warga agar hati hati dan waspada, " Insiden ini patut dijadikan pembelajaran agar kita berhati-hati dan waspada, karena ancaman dan kejahatan bisa datang sewaktu-waktu tanpa kita tau siapa yang memusuhi kita," ujar Kapolsek melalui Paur Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah, kepada media ini.

Tentang penanganan kasus, ia mengatakan akan mendalami motif dari kejadian tersebut "Barang bukti sudah kami amankan, kami akan dalami dan mempelajari apa motif dari kasus ini, selain upaya kepolisian, kami harapkan bantuan masyarakat juga agar kasus ini dapat terungkap," tandasnya. (Red/O'im)