Ketua DPW PKB NTB : Kader Yang Baik itu Sami’na Wa Ato’na Terhadap Keputusan DPP -->

Iklan 970x250px

Ketua DPW PKB NTB : Kader Yang Baik itu Sami’na Wa Ato’na Terhadap Keputusan DPP

Incinews.net
Senin, 18 Januari 2021
Foto: Anggota Komisi II DPRD NTB sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB), H Lalu Hadrian Irfani.

MEDia insan cita, Mataram: Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB), H Lalu Hadrian Irfani menegaskan semua kader PKB yang baik itu harus patuh, taat dan tunduk terhadap garis keputusan DPP. 

“Sebagai kader yang baik, tentu kita sami’na wa ato’na,” tegas Lalu Hadrian menanggapi ada sejumlah pengurus organisasi sayap PKB mengundurkan diri, lantaran mengaku kecewa dengan hasil Muswil, Sabtu (16/1/2021)
 
Disinggung terkait kader ideologis. Menurutnya, di PKB NTB, banyak kader ideologis, dan tidak hanya satu. Bahkan, menurutnya kader-kader ideologis yang ada di kepengurusan sekarang, dinilai  luar biasa dan kinerjanya di apresiasi oleh DPP.

“Jadi tidak benar, kalau DPP tidak mengakomodir kader ideologis,” tandasnya.
 
Anggota Komisi II DPRD NTB memastikan saat ini DPW PKB NTB sedang mempersiapkan program kerja partai untuk meraih kemenangan di pemilu 2024 serta mengantarkn ketua umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar  menjadi Presiden pada Pemilu Presiden 2024.
 
“Tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa keluarnya satu orang kemudian akan mengganggu ikhtiar cak imin menjadi Presiden RI. Saya rasa terlalu kerdil berpikirnya,” tegas Lalu Hadrian

Ia menegaskan, masih banyak kader PKB yang siap militan berjuang memenangkan PKB secara nyata berbuat bukan hanya pintar bicara di media.
 
“Intinya keputusan DPP adalah keputusan mutlak dan final yang wajib di taati oleh seluruh kader,” tandasnya

Ditambahkan, jika ada kekecewaan hal wajar dalam sebuah proses demokrasi. Dan yang kecewa hanya beberapa karena apa yang dikehendaki tidak tercapai, jadi wajar.
 
“Kami jalan terus dan laksanakan perintah DPP,” kata Lalu Hadrian menambahkan. (Red)