Program Sekolah Literasi Indonesia Berakhir Manis -->

Iklan 970x250px

Program Sekolah Literasi Indonesia Berakhir Manis

Rabu, 14 Agustus 2019

Dompu,incinews.Net -Program Sekolah Literasi Indonesia (SLI), Program Kemitraan antara INOVASI, Dompet Dhuafa dan Pemerintah Kabupaten Dompu resmi berakhir, Selasa (13/08/2019).

Acara penutupan yang digelar di aula SDN 05 Hu'u itu dihadiri Abdul Asyikin mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Dompu, Tim INOVASI, Tim Dompet Dhuafa serta para kepala sekolah dari sekolah-sekolah dampingan.

Program Sekolah Literasi Indonesia ini bekerja untuk meningkatkan kemandirian dan performa sekolah berbasis literasi di Dompu. Sebanyak sepuluh Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang selama ini menjadi dampingan dari program itu di semua sekolah berada di Kecamatan Hu'u.

Saat sambutannya, Abdul Asyikin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada program SLI dan berharap agar program-program itu bisa terus berlanjut di kecamatan Hu’u.

Sementara itu, Manajer INOVASI NTB dalam sambutan yang dibacakan oleh Fasilitator Kabupaten Dompu INOVASI, Ramadhoan, SE., MM., berharap agar semua hal baik dan capaian yang sudah ada bisa diperluas. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melalui pengaktifkan Kelompok Kerja Guru (KKG).

Pada acara tersebut, tim Fasilitator Daerah SLI Dompet Dhuafa memaparkan beberapa capaian yang sudah dihasilkan oleh program SLI ini setelah berjalan selama 12 bulan. Hasil pengukuran akhir performa sekolah yang dilakukan oleh tim Dompet Dhuafa menunjukkan bahwa semua sekolah dampingan mengalami peningkatan dari pengukuran yang dilakukan di awal program dahulu. Pengukuran tingkat literasi siswa juga menunjukkan peningkatan yang positif.

Cerita baik dari pelaksanaan program SLI ini juga datang dari Kepala Sekolah MI Miftahul Jannah, Usman saat mempresentasikan berbagai perubahan yang sudah terjadi di sekolahnya selama menjadi dampingan. Mewakili sekolah-sekolah yang selama ini menjadi dampingan, Usman menyampaikan harapannya agar program semacam ini bisa dipertahankan di masa mendatang. (inc)