Diduga Bom, Pas Diledakan Jerigennya Berisi Kotoran Tai Sapi -->

Iklan 970x250px

Diduga Bom, Pas Diledakan Jerigennya Berisi Kotoran Tai Sapi

Rabu, 07 Agustus 2019

Sumbawa, incinews.net-Lokasi Taman Mangga pusat Kota Sumbawa seketika disterilkan dalam radius beberapa meter, Senin (5/8) pagi tadi. Arus lalulintas dialihkan. Polisi bersiaga. Tak lama muncul beberapa pasukan Penjinak Bom (Jibom) dari Sat Brimob Sumbawa, berpakaian anti bom lengkap. Bahkan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc dan Kapolres AKBP Tunggul Sinatrio SIK MH turun ke lokasi.

Tindakan yang dilakukan pasukan ini karena adanya laporan masyarakat bahwa ada benda yang mencurigakan. Benda itu berupa jirigen biru 20 liter yang tertutup rapat. Apalagi di atasnya dikunci dengan benda berupa kran. Muncul kekhawatiran itu adalah bom. Terlebih lagi penemuan benda itu lokasinya hanya beberapa meter dari Kantor Bupati Sumbawa.

Jirigen besar inipun diledakkan jibom. Suara ledakan tidak terlalu besar, tapi percikan hancurnya jirigen itu melebar kemana-mana. Bahkan baunya sangat menyegat. Ternyata jirigen tersebut berisi kotoran sapi yang masih basah dan cair. Suasana menjadi kocak.

Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio SIK MH yang ditemui di TKP mengatakan informasi itu diawali dengan kecurigaan warga terhadap jerigen yang terlihat agak aneh. Sebab di bagian tutup jirigen itu ada keran besi. Jirigen itu terlihat sejak semalam. Atas kecurigaan tersebut warga melaporkannya ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumbawa. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan penjinak bom (Jibom). Setelah diledakkan, jirigen itu bukan bom melainkan berisi kotoran sapi.

Kapolres menduga kemungkinan kotoran itu akan dikembangkan untuk biogas atau pembuatan pupuk organik. Namun pihaknya masih menyelidiki siapa yang menempatkannya di TKP. “Bisa jadi orang itu menitipkannya di situ dan lupa mengambilnya. Ini masih dugaan,” ujar Kapolres.

Meskipun demikian, Kapolres mengakui tetap akan menelusuri motif adanya benda tersebut diletakan di RTH Taman Mangga. Apakah disengaja untuk menteror atau memang hanya dititipkan sementara.

“Itu sementara dugaan kami, nanti kami telusuri kembali apakah ini ada intrik-intrik teror dan sebagainya, mudahan ini tidak ada. ini cuman kegiatan biomasa, karena sudah masuk ke Sumbawa,” jelas Kapolres.

Menanggapi hal ini, Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengajak masyarakat untuk tetap berfikiran positif.“Saya lebih kearah berfikir positif, karena tempat diletakannya di tempat yang ramainya malam, dan kejadiannya pagi, targetnya apa, kalau untuk buat-buat. Saya berfikir positif bisa itu masyarakat mengembangkan biomasa. Mungkin salah satunya itu. Mungkin karena berat atau ada keperluan lain, maka itu dititip disitu,” ujar Bupati.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat hal-hal seperti ini kalau ada titipan titip saja ke penjaga disini, jangan dilepas begitu saja kalau berniat positif. Kalau berniat negatif, janganlah seperti itu, kalau hanya ingin mengagetkan saja. Jangan sampai terjadi di kabupaten Sumbawa,” tegas Bupati Husni. (inc)