Incinews.net
Selasa, 03 Oktober 2023, 17.54 WIB
Last Updated 2023-11-13T12:30:41Z
DPRDNTBPemerintahPolitik

DPRD NTB Angkat Bicara Upaya Hijaukan Hutan Gundul

Foto: Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H Ali Jaharuddin.


INSAN CITA (inciNews.net) MATARAM -

Dalam rangka untuk menghijaukan kembali hutan yang gundul, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H Ali Jaharuddin, mengungkapkan salah satu langkah atau terobosan yang bisa dilakukan sebagai sebuah upaya menghijaukan kembali hutan adalah melakukan penanaman bambu atau Bambunisasi. 

“Ini salah satu terobosan yang bisa dilakukan dalam menghijaukan kembali lahan hutan kita. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menanam bambu atau bambunisasi,' ungkap politisi Partai Gerindra Dapil VI ini kepada wartawan, Selasa (3/10/2023). 

Pihaknya mengungkapkan akan menginisiasi penanaman bambu ini di Dapil VI khususnya di wilayah Desa Maria dan Kambilo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. 

"Langkah ini sebagai sebuah upaya percontohan saja dengan menggunakan anggaran pokir. Meski anggarannya terbatas tapi ini sebagai sebuah langkah uji coba yang perlu dilakukan, ujar Ali Jaharuddin. 

Program lain yang rencananya akan dilakukan pihaknya adalah merencanakan pembangunan rumpon atau rumah ikan bagi masyarakat nelayan yang ada di tiga titik di Kabupaten Dompu. . 

"Rencana ini berangkat dari adanya fenomena dimana terumbu karang sebagai rumah ikan banyak yang rusak akibat adanya aksi pemboman ikan. Rumpon ini akan berfungsi sebagai rumah ikan, terangnya. 

Dan salah satu program penting lainnya yang direncanakan akan dilakukannya adalah pembuatan pemecah gelombang di Kawinda Nae. 

“Pemecah gelombang ini penting bagi nelayan sebagai tempat bernaung dan menyimpan perahu mereka agar tidak terseret gelombang, cetusnya. 

“Hanya saja karena keterbatasan anggaran, tiga program itu baru bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2025, timpalnya. 

Untuk tahun 2024 ini, pihaknya mengaku masih fokus pada program seperti peningkatan jalan tani, rabatnisasi gang. 

“Masih pada pemenuhan janji yang belum tertuntaskan pada periode sebelumnya beberapa program itu seperti peningkatan jalan tani dan rabatnisasi gang,” pungkasnya