Incinews.net
Rabu, 27 September 2023, 12.03 WIB
Last Updated 2023-10-24T04:39:37Z
HMIMahasiswaMataramNTB

HMI Cabang Mataram Soroti Rencana Kenaikan Tarif Parkir Di Kota Mataram

Foto: Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Mataram, Risky Febrian


INSAN CITA (inciNews.net) MATARAM -
 
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram soroti rencana kenaikan tarif retribusi parkir di wilayah Kota Mataram.

Rencana kenaikan tarif retribusi parkir yang awalnya Rp.1 ribu jadi Rp. 2 ribu untuk motor, dan untuk  mobil dari Rp. 2 ribu jadi Rp. 5 ribu, hal tersebut dinilai memberatkan masyarakat. 

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Mataram, Risky Febrian, mengatakan bahwa rencana kenaikan tarif retribusi parkir tidak memiliki alasan yang komprehensif. Hal tersebut ditengarai sistem pelayanan parkir yang tidak memuaskan.

"Yang kami temukan di lapangan banyak juru parkir yang hanya terima uang, tapi ogah-ogahan melayani. Kualitas pelayanan parkir di Kota Mataram sangat buruk," tegas Risky. Selasa (27/09/2023).

Risky meminta, sebaiknya Pemkot lebih fokus membuat formulasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan parkir. Ketimbang menaikan tarif parkir. 

"Juru parkir yang tidak tertib harus dibina untuk ditertibkan, supaya masyarakat senang," tambahnya. 

Selain memberatkan bagi masyarakat sambung Risky, kenaikan tarif retribusi  parkir juga bukan menjadi jalan keluar untuk meningkatkan realisasi APBD Kota Mataram. 

"Untuk mencapai realisasi target pencapaian retribusi parkir bukan dengan menaikan tarif parkir. Tetapi memperbaiki sistem pengelolaan yang lebih akuntabel dan transparan. Supaya tidak ada lagi kebocoran serapan anggaran". Jelasnya

Sementara, Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Dwi Alam Ananami Putra, menegaskan, pihaknya akan menempuh berbagai upaya aga rencana kenaikan tarif parkir ini bisa ditinjau kembali agar tidak memberatkan elemen masyarakat. 

"Kami akan mengambil langkah-langkah agar suara kami dapat didengar dan diperhitungkan. Salah satunya kami akan mencoba audiensi dengan pihak terkait sembari juga kami akan menghimpun kekuatan yang lebih besar". Ujar Alan