DPRD NTB Setujui 3 Buah Raperda Jadi Perda 2 Lainnya Diperpanjang, Cek Apa saja -->

Iklan 970x250px

DPRD NTB Setujui 3 Buah Raperda Jadi Perda 2 Lainnya Diperpanjang, Cek Apa saja

Incinews.net
Sabtu, 17 April 2021

Foto: Saat Pembukaan Rapat Paripurna di ruang sidang Utama DPRD NTB.

MEDia insan cita, Mataram: Sebanyak 5 buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas oleh empat Panitia khusus (Pansus). Tiga Raperda merupakan usulan DPRD Provinsi NTB, yaitu pertama, Raperda tentang Penyelenggaraan Desa Wisata. Kedua, Raperda tentang Pengakuan, Penghargaan dan Perlindungan terhadap kesatuan-kesatuan masyarakat adat. Dan ketiga, Raperda tentang Perubahan atas Perda NTB nomor 4 tahun 2006 tentang Usaha Budidaya dan Kemitraan Perkebunan Tembakau Virginia di Nusa Tenggara Barat.


Sedangkan dua Raperda prakarsa Gubernur NTB yaitu, Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dan Raperda tentang Penjaminan Mutu dan Keamanan pangan segar asal tumbuhan.


Dari semua laporan pembahasan oleh Pansus DPRD Provinsi NTB (bersama perangkat daerah Provinsi NTB dan tenaga ahli), Pimpinan Sidang Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H., menyatakan bahwa tiga Pansus menyetujui Raperda yang dibahasnya dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda. Sedangkan dua Pansus lainnya masih meminta perpanjangan waktu hingga satu kali masa sidang.


Seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTB yang hadir di ruang sidang utama, kantor DPRD Provinsi NTB itu pun sepakat menyetujui tiga buah Raperda tersebut untuk diteruskan ke tahap selanjutnya untuk nantinya ditetapkan menjadi Perda Provinsi NTB.


Tiga Raperda yang disetujui Dewan untuk ditetapkan menjadi Perda adalah (1) Raperda tentang Penyelenggaraan perpustakaan, merupakan prakarsa Gubernur, (2) Raperda tentang Penyelenggaraan Desa Wisata, dan (3) Raperda tentang Pengakuan, Penghargaan dan Perlindungan terhadap Kesatuan-kesatuan masyarakat Adat di NTB, masing-masing merupakan prakarsa DPRD Provinsi NTB.


Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur NTB Dr. Sitti Rohmi Djalilah dalam sambutannya menyatakan kegembiraannya dan menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTB atas kontribusi pemikiran, ide dan gagasannya dalam ikhtiar membangun regulasi yang berkualitas bagi NTB.


“Besar harapan kita agar seluruh regulasi yang dibahas dan dihasilkan dalam forum sidang Dewan yang terhormat ini benar-benar bisa berfungsi mengatur jalannya pembangunan ke arah kemajuan, perlindungan kepada masyarakat dan mampu memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan kehidupan masyarakat di Nusa Tenggara Barat” pungkas Ummi Rohmi sapaan akrab Wakil Gubernur NTB.


Selain penyampaian laporan Pansus diatas, agenda terakhir dalam rapat paripurna itu adalah penyampaian laporan hasil reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTB yang telah dilaksanakan pada Bulan Februari lalu. Penyerahan laporan dilakukan secara simbolik, oleh perwakilan dari masing-masing daerah pemilihan, mengingat protokol kesehatan dan pencegahan penyakit menular yang membatasi durasi rapat atau pertemuan dalam ruangan. (Red/O'im)