Wagub NTB Kemukakan Kenapa setiap Anak Perlu Dilindungi -->

Iklan 970x250px

Wagub NTB Kemukakan Kenapa setiap Anak Perlu Dilindungi

Kamis, 19 November 2020
Foto: Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah saat memberikan sambutan pada forum koordinasi pelaksana kebijakan perlindungan anak korban stigmatisasi dan jaringan terorisme.

Mataram, incinews.net: Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah mengemukakan, sejumlah alasan kenapa anak perlu dilindungi.

Pertama, anak merupakan titipan Allah SWT yang harus dijaga, diberikan perhatian yang baik, serta dijauhkan dari tindakan kekerasan, apalagi terjerumus ke terorisme. 

“Anak merupakan anugrah yang dititip kepada kita semua, untuk dijaga dan diperhatikan dengan baik,” ungkap Wagub saat memberikan sambutan pada forum koordinasi pelaksana kebijakan perlindungan anak korban stigmatisasi dan jaringan terorisme. kamis (19/11/2020)

Kedua, karena alasan filosofi bahwa ada jaminan dari Negara yakni Pasal 28B (2) UUD 45 bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan Hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

"Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan hak asasi adalah tanggungjawab Negara terutama pemerintah. Karena anak mempunyai hak untuk tumbuh dan berkembang maka harus dicegah bila ada hal hal yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak," tambah Wagub.

Menurut Wagub, upaya untuk melindungi anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, itu semua tanggung jawab bersama, mulai dari masyarakat terutama orangtua. 

"Tanggungjawab pemerintah dan pemda adalah memberikan penanganan dengan cepat termasuk memberikan pengobatan terhadap fisik,  psikis dan sosial serta melakukan upaya pencegahan. juga penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Pendampingan psikologis pun diperlukan pada saat pengobatan, termasuk memberikan bantuan sosial jika anak dimaksud berasal dari keluarga tak mampu," tambah Umi Rohmi.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Permberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi NTB.

Acara terselenggara dengan protokol kesehatan yang ketat. (Red-O'im)