Ini SOP Pengamanan Pilkada Serentak 2020 Ditengah Pandemi Covid-19 di Wilayah NTB -->

Iklan 970x250px

Ini SOP Pengamanan Pilkada Serentak 2020 Ditengah Pandemi Covid-19 di Wilayah NTB

Incinews.net
Kamis, 26 November 2020
Foto: Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto,S.I.K.,M.Si.

Mataram, incinews.net: Seperti kita ketahui bersama bahwa akhir tahun 2020 ini akan dilaksanakan Pilkada serentak di seluruh Indonesia termasuk di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat  yang akan melaksanakan Pilkada serentak di 7 Kabupaten/Kota,karenanya dalam melaksanakan Pengamanan Pemilukada tersebut telah dibuatkan SOP dengan mendasar kepada beberapa ketentuan :

1. Berdasarkan peraturan KPU - RI Nomor : 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas peraturan KPU-RI Nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan  program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020

2.Rencana Operasi" Mantap Praja- Gagarin 2020" Nomor R/Renops/22/VI/OPS.1.3./2020 tentang Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020.

3.Tahapan Pilkada saat ini adalah kampanye dan akan memasuki tahap masa tenang dan selanjutnya tahap pungut suara pada tanggal 9 Nopember 2020.sesuai dengan STR Kapolri No.Pol : 790/XI/OPS.1.3./2020 tentang Netralitas Anggota Polri dan fokus kepada pengamanan.

Untuk Wilayah Hukum Polda NTB terdapat 7 wilayah Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada tahun 2020 ini

Polri khususnya Polda NTB dalam melaksanakan pengamanan pada saat pungut suara ada 4 katagori  sebagai berikut :

1.Tps Aman dengan posisi 2:10:20 artinya  2 orang anggota Polri , 10 TPS, dan 20 orang  Linmas.
2. TPS Rawan dengan posisi 2:2:4 artinya 2 orang anggota Polri , 2 TPS, 4 orang Linmas
3.Tps Sangat Rawan  dengan posisi 2:1:2,artinya: 2 orang Anggota Polri , 1 TPS, dan 2 orang Linmas.
4.Tps Khusus  artinya 2:1:2 , 2 orang Anggota Polri , 1 TPS, dan 2 orang Linmas.

Sedangkan masalah pengamanan logistik sesuai dengan SOP yg telah direncanakan oleh masing-masing Satwil(satuan wilayah) dan dibuat sesuai dengan karakter wilayah  yang akan melaksanakan Pilkada.Semua itu telah di buatkan SOP baik tentang pengamanan cetak surat suara maupun pengawalan .Setiap hari akan ditugaskan masing-masing Anggota di setiap Daerah yang mencetak surat suara mulai dari percetakan dan pengawalan sampai ke gudang KPU. dimasing-masing Kab/Kota.

Setelah Logistik tiba di digudang Masing-masing Daerah langsung dilakukan pengamanan 1X24 jam dan dibuatkan kunci 3 yang dipegang oleh Polri, KPU Dan  Panwas.

Pengamanan dilakukan secara terus menerus sampai pendistribusian kotak suara ke TPS dengan tetap silaksanakan pengawalan. Setelah tiba di TPS  akan dijaga oleh anggota Polri, linmas dan KPPS.

Penekanan terhadap pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 khususnya di wilayah Polda NTB, agar seluruh anggota yang telah diberikan tanggung jawab untuk melaksanakan pengamanan agar mengikuti SOP yang telah disampaikan oleh Kapolres Masing-masing dengan tetap menerapkan Pilkada sehat dalam situasi Pandemi covid-19.

Demikian juga yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto,S.I.K.,M.Si, bahwa Anggota Polri dalam melaksanakan pengamanan Pilkada serentak 2020 harus Netral dan tidak memihak kepada salah satu Paslon. "Apabila diketahui tidak Netral maka  yang bersangkutan akan diambil tindakan tegas," sebutnya. (Red-O'im)