Ketua KPU NTB Suhardi Soud: PPK Perlu Berpikir Strategis -->

Iklan 970x250px

Ketua KPU NTB Suhardi Soud: PPK Perlu Berpikir Strategis

Kamis, 26 November 2020
Foto: KPU Provinsi NTB Suhardi Soud ketika memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis Pemungutan, penghitungan dan Rekapitulasi menggunakan Sirekap bagi PPK se Kota Mataram.

Mataram, incinews.net: Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) perlu memikirkan hal-hal strategis guna mensukseskan pemilihan 2020. PPK tidak hanya dituntut faham dengan substansi teknis pemilihan, tapi juga harus mampu menjadi mengkoordinasikan persoalan pemilihan di wilayahnya dengan cepat dan tepat.

Hal itu dikatakan oleh Ketua KPU Provinsi NTB Suhardi Soud ketika memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis Pemungutan, penghitungan dan Rekapitulasi menggunakan Sirekap bagi PPK se Kota Mataram, selasa (25/11/2020).

Menurut Suhardi Soud banyak hal yang harus dituntaskan dalam pemilihan walikota dan Wakil Walikota Mataram. PPK se Kota Mataram harus mampu memetakan dan melayani pemilih yang tersebar di Rutan, Rumah Sakit, bahkan di hotel-hotel rempat Karantina karyawan PT. AMNT.  Termasuk juga banyak pemilih Kota Mataram yang berdomisili di wilayah Kab. Lombok Barat.

Hal-hal itu harus mampi dikoordinasikan dengan gugus tugas dan pihak-pihak terkait agar layanan pemilih dapat dilaksanakan secara optimal, tegas Suhardi.

Penerapan SIREKAP juga harus menjadi perhatian. Pastikan aplikasi terinstall di Handphone KPPS. Tidak ada alasan sirekap tidak berjalan dengan baik di Mataram, karena seluruh wilayah Kota Mataram telah tersedia seluruh infrastruktur jaringan.

Tidak kalah pentingnya, pada saat tungsura dan rekap, PPK harus mendampingi PPS dan KPPS.

"Pastikan prorokol kesehatan berjalan optimal. Koordimasi dengan petugas keamanan agar tidak terjadi penumpukan pemilih. Jangan sampai ada kerumunan, kata Suhardi. (Red -O'im)