Incinews.net
Rabu, 24 Juni 2020, 17.07 WIB
Last Updated 2020-06-24T09:08:29Z
NTB

Putus Mata Rantai Covid -19, Masyarakat di Sumbawa Gotong Royong Buat Masker Gratis

Foto: Terlihat ibu-ibu saat sedang jahid Masker. (ist/O'im)

Sumbawa Barat, incinews.net: Masyarakat Sumbawa Barat harus mengambil contoh dari usaha dan kerjasama warga Desa Beru Kecamatan Jereweh yang bergotong royong membuat masker gratis untuk dibagikan kepada warga setempat. 

Dalam membuat masker, pihak desa melibatkan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan warga sekitar yang mempunyai keahlian menjahit serta dikawal oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

"Masker yang akan dibuat sebanyak 3.000 buah yang akan dibagikan secara gratis kepada warga setempat," kata Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono SIK melalui PS Paur Subbag Humas Bripka Mayadi Iskandar, di Taliwang, Selasa (23/6).

Kelompo-kelompok wanita juga dilibatkan untuk mengejar pembuatan masker sehingga dapat digunakan segera dalam menjaga kesehatan warga dan memutus mata rantai covid-19.

"Ini bukti bahwa pemerintah desa serius menangani penyebaran virus Corona," katanya. 

Cara tersebut dirasa sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan warga menuju kampung sehat zero covid-19.

Berkat kerjasama pemerintah desa, TNI Polri dan masyarakat hingga saat ini di Desa Beru tidak terdapat warga yang berstatus ODP, PDP, PPTG bahkan kasus positif covid-19.

Pembuatan masker dilakukan di dua tempat yakni di kantor desa melibatkan ibu-ibu PKK dan di rumah industri masyarakat sekitar kantor desa. 

Selain memberikan perlindungan kepada warga dari penularan covid-19, pembuatan masker juga berefek pada hidupnya aktivitas warga di kala pandemi covid-19.

"Tentu dalam pembuatan masker warga tetap menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan lainnya," ungkapnya. 

Kepala Desa Beru, Joehari Effendy mengatakan bahwa pembuatan masker ini dari dana tidak terduga penanganan covid-19 yang sebelumnya telah dirapatkan bersama ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

"Kami memang memprioritaskan pembuatan masker ini untuk menjaga kesehatan warga kami, karena masker sangat berguna mencegah tertularnya covid-19," katanya. 

Dijelaskan Kades, pembuatan masker ini dari sebelum bulan Ramadhan, hingga saat ini telah dibuat sekitar 2.800 masker yang sebagiannya  didistribusikan kepada sejumlah warga secara rutin.

"Kami membagikan ke setiap dusun sebanyak 200 masker, upaya lain juga membagikan saat sholat berjamaah dan di posko penanganan covid-19," ungkapnya. 

Selain 3.000 masker yang dibuat, desa juga menerima bantuan masker dari pemerintah daerah dan PT Aman Mineral serta dua partai politik yakni dari PAN dan Gerindra.

Masker-masker tersebut akan segera dibagikan kepada masyarakat. (red)