Usai Lebaran: Covid-19 di NTB Meningkat -->

Iklan 970x250px

Usai Lebaran: Covid-19 di NTB Meningkat

Minggu, 31 Mei 2020

Foto: Ilustrasi (ist/O'im)

Mataram, incinews.netSekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si. menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang Meski jumah pasien yang positif covied 19 terus bertambah.

"Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," ungkap H.L Gita Aryadi, mingggu (31/5/2020) malam.
Selain itu, Pemerintah meminta masyarakat displin mematuhi anjuran pemerintah untuk melakukan pembatasan social.

“Dengan adanya tambahan 16 kasus baru terkonfirmasi positif, 1 (satu) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (31/5/2020) sebanyak 652 orang, dengan perincian 292 orang sudah sembuh, 11 meninggal dunia, serta 349 orang masih positif dan dalam keadaan baik," ujarnya.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, Gita Paparkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.278 orang dengan perincian 571 orang (45%) PDP masih dalam pengawasan, 707 orang (55%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.818 orang, terdiri dari 445 orang (8%) masih dalam pemantauan dan 5.373 orang (92%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 6.466 orang, terdiri dari 2.593 orang (40%) masih dalam pemantauan dan 3.873 orang (60%) selesai pemantauan.

"Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 60.612 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 4.213 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 56.408 orang (93%)," jelasnya.

Gita kembali menegaskan, meminta masyarakat untuk secara serius mematuhi aturan pemerintah. Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Memperhatikan dinamika sosial kemasyarakatan yang terjadi dalam beberapa waktu ini, dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang semakin meningkat.

Sekda NTB Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 tegaskan, kami mengingatkan seluruh masyarakat bahwa penyakit Covid-19 ini bukanlah suatu aib. "Jika ada salah satu warga kita yang terpapar Covid-19 maka tidak ada yang boleh bersikap paranoid serta mengucilkan mereka," katanya.

Selain itu, sambung ia, Penting untuk kita pahami bersama, bahwa dengan disiplin menerapkan seluruh protokol pencegahan Covid-19 serta mematuhi anjuran dan himbauan pemerintah maka sangat kecil kemungkinannya terpapar wabah ini. 

Kembali Gita mengingatkan, terhadap tiga kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap Covid-19 ini, khususnya kelompok usia bayi dan balita, diharapkan kepada orang tua untuk lebih perhatian terhadap kesehatan bayi dan balitanya serta tidak membawa mereka keluar rumah tanpa 
pengawasan dan berkumpul di tempat-tempat keramaian. 

"Terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan 
Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, senantiasa memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan 
dengan sabun dan air mengalir," imbaunya.

"Pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan 
pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit," ujarnya.

Adapun Rincian Perkebangan Covid-19 yang tersebar di Kabupaten dan Kota di NTB minggu, 31 Mei 2020 yakni:

Penambahan PDP sebanyak  55 org terdiri dari : 

Mataram : 16
Lombok Barat: 12
KLU : 7
Lombok Timur : 14
KSB : 1
Sumbawa : 5

Penambahan ODP sebanyak  234 terdiri dari :

Mataram : 15
Lombok Barat : 180
Lombok Timur : 18
KSB : 1
Kab.Bima : 20

Penambahan sembuh : 1 org
Lombok Timur : 1

Penambahan positif : 16 org

Mataram: 3
Lombok Barat : 2
Lombok Tengah : 11

(red)