Cuma Gara-gara HP Buat Main Game Dirusak Orang Tua, Pria di Bima Gantung Diri -->

Iklan 970x250px

Cuma Gara-gara HP Buat Main Game Dirusak Orang Tua, Pria di Bima Gantung Diri

Jumat, 27 November 2020
Foto: Korban yang Gantung Diri.


MEDIA INSAN CITA, Bima: Meninggalnya MD (19thn) Seorang remaja asal Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima dengan cara gantung diri berlangsung di rumahnya, Kamis (26/1) sekitar pukul 09.30 Wita membuat keluarganya sangat berduka. Apalagi, diduga korban bunuh diri karena frustrasi tidak bisa main game di HP kerena HPnya Rusak.

Kapolres Bima Kota melalui Kapolsek Wera, IPTU Husnain mengungkapkan Nasmirah selaku ibu kandung korban sedang berada di samping rumah dan tengah menjemur padi. Saat itu mendengar suara pukul dari atas rumah panggung tersebut.

“Awalnya ibu korban mengira anaknya tersebut sedang memperbaiki sesuatu dan tidak sama sekali menegurnya,” ujar Husnain.

Sesaat kemudian, ibu korban naik ke rumahnya dan histeris melihat anaknya sudah menggantung diri dengan seutas ikat pinggang dalam keadaan tidak bergerak sama sekali.

Mendengar teriakan orang tua korban, warga di sekitar berdatangan lalu melakukan pertolongan dengan memotong ikat pinggang yang terjerat di leher korban. Kemudian membawanya ke Puskesmas Wera dan langsung diberikan tindakan medis.

“Namun Korban dinyatakan telah meninggal dunia,” tuturnya.

Terkait kejadian gantung diri korban tersebut, berdasarkan informasi  sementara yakni diduga korban merasa tidak terima Hp miliknya (korban) yang selalu digunakannya untuk main Game dirusak oleh orang tuanya.

“Itu dugaan sementara kami berdasarkan informasi di lapangan, bahwa korban kesal hpnya dirusak,” ungkapnya.

Dengan kejadian tersebut pihak kepolisian mengamankan 1 buah ikat pinggang warna belang merah kuning hijau, palu yang terbuat dari kayu dan 1 unit HP merek Samsung warna hitam.

“Keluarga korban menolak divisum dan  otopsi. Sekaligus dibuatkan surat penolakan tersebut,” pungkasnya. (Red-O'im)