Incinews.net
Kamis, 08 Januari 2026, 20.18 WIB
Last Updated 2026-01-08T12:18:33Z
BankBimaHeadlineMasyarakatRakyat

Ikuti Program KUR di Bank Mandiri Cabang Bima, Warga Merasa Dirugikan



Bima,Incinews.net — Sejumlah warga di Bima mengaku mengalami kerugian setelah mengikuti program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Mandiri Cabang Bima. Pasalnya, sistem pembiayaan yang diterapkan disebut memberatkan kreditur. Kamis, 8/1/2026.


Informasi yang diterima media ini menyebutkan, warga selaku kreditur mengeluhkan penetapan bunga KUR yang mencapai 8 persen. Selain itu, warga menilai terdapat penerapan sistem bunga dan jumlah angsuran yang dianggap merugikan.


“Selain penetapan bunga mencapai 8 persen, ada penerapan sistem bunga dan jumlah angsuran yang dinilai merugikan pihak kami,” ungkap salah seorang warga Bima.


Warga tersebut sebelumnya mengajukan pinjaman KUR sebesar Rp500 juta dengan tenor 48 kali angsuran. Namun, nilai bunga dan total angsuran disebut tidak sebanding dan menjadi beban berat bagi kreditur.


Keluhan itu juga diperkuat dengan perbandingan praktik bank lain yang menyediakan KUR di wilayah Bima. Menurut warga, penerapan di Bank Mandiri dinilai lebih tinggi dibandingkan bank lain.


“BRI dan BNI berbeda, justru lebih rendah bila dibandingkan dengan praktik pihak Bank Mandiri,” tambahnya.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Mandiri Cabang Bima belum dapat memberikan keterangan resmi. Pihak eksternal disebut harus mengirim surat resmi sebagai syarat untuk dapat bertemu pejabat internal, termasuk bagi kalangan insan pers.