Incinews.net | Kab. Bima. DP3AP2KB Kabupaten Bima memfokuskan penanganan Bumil (Ibu Hamil Berisiko) sebagai langkah strategis dalam menekan angka kematian ibu dan mencegah stunting sejak dini.
Dalam konteks kesehatan ibu, 3B Bumil dimaknai sebagai klasifikasi ibu hamil berisiko yang membutuhkan pendampingan khusus, terutama pada aspek gizi dan kesehatan keluarga.
Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Bima, Nurdin, S.Sos, menyampaikan bahwa Satuan Tugas (Satgas) DP3AP2KB memprioritaskan layanan gizi bagi ibu hamil melalui Program Makanan Bergizi (MBG) yang merupakan program nasional.
“Melalui satuan tugas, penanganan Bumil menjadi prioritas kami, khususnya melalui layanan gizi dalam Program Makanan Bergizi,” ungkap Nurdin, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, pendampingan keluarga menjadi bagian penting dalam penanganan Bumil guna mendeteksi dini risiko kehamilan, menurunkan angka kematian ibu, serta mencegah stunting sejak masa kehamilan.
Selain itu, DP3AP2KB juga terus mengoptimalkan koordinasi lintas sektor, termasuk memperkuat peran satuan tugas di tingkat desa dan kecamatan. Namun, Nurdin mengakui bahwa pelaksanaan program masih menghadapi keterbatasan anggaran.
“Meski masih terkendala anggaran, DP3AP2KB tetap bekerja sesuai koridor kebijakan, dengan memprioritaskan penanganan Bumil dan layanan gizi melalui program nasional MBG,” tegasnya.
