Selamat, Pria Asal Bima NTB Terpilih Jadi Presiden -->

Iklan 970x250px

Selamat, Pria Asal Bima NTB Terpilih Jadi Presiden

Minggu, 08 November 2020
Foto: Dr Syamsuriansyah, M. Kes merupakan  pria kelahiran Desa Dena, Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Provinsi NTB. (ist/O'im)

Mataram, incinews.net: Alhamdulillah, Indonesia terpilih menjadi Presiden ASEAN Association Of School Medical Technology (AASMT) melalui Kongres yang ke Lima (V) dihelat Negara Vietnam yang dilaksanakan sejak tanggal 5-6 November 2020 kemarin. 

Prestasi ini tidak hanya indonesia tapi masyarakat NTB, pasalnya Dr Syamsuriansyah, M. Kes merupakan  pria kelahiran Desa Dena, Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Provinsi NTB Mampu memberikan yang terbaik dan mengharumkan Nama khususnya NTB dengan dipilihnya Jadi Presiden ASEAN AASMT.

Lulusan Doktor UNHAS ini mengatakan, Jadi President AASMT ini adalah buah dari hasil Ihtiar saya selama ini , walau dari awal sebenarnya saya tidak terpikirkan sebelumnya. Menurutnya,  jadi Presiden di organisasi bergengsi tingkat ASEAN ini, yang terpenting adalah pengalamannya yang cukup berharga tentang bagaimana berinteraksi dengan kolega akademisi kesehatan yang tersebar di ASEAN saat ini. 

"Saya sungguh saya terharu dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada kelurga saya atas dukungannya selama ini. Sungguh untuk jadi Seorang Presiden tidak terpikirkan sebelumnya, dan dengan kepercayaan ini saya akan berjanji untuk bekerja secara maksimal. Saat ini Indonesia sejajar dengan Negara-negara lain di ASEAN hingga Asia Pasifik,"ungkap bapak yang dikaruniai 3  orang anak ini dan menjabat sebagai Direktur Politeknik Kesehatan "Medica Farma Husada" Mataram NTB.

Direktur Politeknik Kesehatan "Medica Farma Husada" Mataram ini terpilih menjadi presiden Presiden ASEAN AASMT secara aklamasi oleh 8 negara Asean yang hadir pada acara kongres itu. 

"Dan alhamdulillah saya terpilih secara aklamasi dari 8 negara yang hadir seluruhnya dam memberikan amanah kepada saya menjadi Presiden AASMT Periode 2020-2022," sambung dia.

Kata Pria akrab disapa Muma Dena, tidak terlepas selain keluarga pencapaian ini,  dukungan AIPTLMI dan Politeknik Medica Farma Husada Mataram yang selalu mendukung kami hingga saat ini patut saya syukuri.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan Kongres yang berakhir semalam yang dilakukan secara daring.

Selain itu, Muma Dena juga mengaku, sebagai Presiden AASMT dirinya memiliki tanggung jawab yang besar terhadap peningkatana kapasitas Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medis di Asia Tenggara. 

"Insya Allah, saya selaku Presiden AASMT akan langsung bekerja dan berkoordinasi dengan baik. Agar semua agenda tahunan dapat terlakasana sebagaimana yang telah ditentukan," tuturnya.

Sementara itu, Prof Bernard Ebuen selaku Excecutive Advisor Presiden Pendiri sekaligus Penasehat Eksekutif Permanen AASMT, Dean Bernard U. Ebuen mengatakan, organisasi yang didirikannya itu cepat tumbuh dan menjadi lebih kuat. Apalagi ada dukungan dari orang besar seperti Menteri Vietnam

"'Bayi saya cepat tumbuh dan menjadi lebih kuat,"terangnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru. Dia berharap dengan kehidupan New Normal akan memberikan kemudahan bagi Negara Anggota ASEAN Association of School of Medical Tevhnology untuk bisa berbagi pendidikan, riset melalui pertemun virtual ilmiah. "Dengan pengalamannya Dr. Syam akan bisa membesarkan AASMT ini," katanya.

Selain itu, Dr. Budi Santosa selaku ketua Umum AIPTLMI juga mengyampaikan ucapan terimakasih kepada AASMT atas kepercayaannya memberikan amanah kepada Dr. syam menjadi president elect. 

"Bahwa AASMT menjadi platform yang sangat tepat bagi dosen dan mahasiswa untuk bisa berbagi pengalaman dan saling belajar," tuturnya. 

"bahwa ke kedepan agar Pendidikan TLM memiliki standar yg sama di ASEAN melalui harmonisasi Kurikulum," tambahnya.  (red)