Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD NTB Alhamdulillah Semakin Membaik

Iklan 970x250px

Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD NTB Alhamdulillah Semakin Membaik

Monday, June 22, 2020
Foto: Ketua Satgas Penanganan Virus Corona RSUD NTB, dr. Nyoman Wijaya Kusuma. (ist)

Mataram, incinews.net: Kondisi dua pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19) di NTB disebut terus membaik. Pasien dengan nomor kode 01 dan 02 tersebut saat ini masih mejalani perawatan di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB.

Ketua Satgas Penanganan Virus Corona RSUD NTB, dr. Nyoman Wijaya Kusuma menerangkan, pihaknya saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium kedua pasien tersebut. Kendati menunjukkan pemulihan secara kelinis, untuk menentukan kedua pasien benar-benar telah sembuh dari Covid-19 harus melalui dua kali pemeriksan swab di Laboratorium Litbangkes Kemenkes RI dengan hasil negatif.

Diterangkan Wijaya, hasil positif untuk pasien 01 diterima pada 24 Maret lalu, sedangkan paisen 02 pada 25 Maret. ‘’Hari ini kondisi kedua pasien stabil. Tekanan darah normal berkisar 100 – 110/70. Suhu (tubuh) normal, berkisar antara 36 – 36,6 derajat,’’ ujarnya, Selasa, (31/3/2020) di Mataram.

Secara klinis, kedua pasien positif Corona tersebut sudah bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan dan minum dikarenakan kondisinya yang terus membaik. Namun untuk diperbolehkan pulang tetap harus melewati dua kali pemeriksaan sampel swab dengan hasil negatif.

Diterangkan Wijaya, RSUD NTB saat ini menangani 12 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Dimana untuk kasus positif pasien 01 yang dipublikasikan pada 24 Maret lalu diduga merupakan transmisi lokal di luar NTB.

Pasien 01 diketahui terjangkit virus tersebut setelah mengalami sakit dan memiliki riwayat mengunjungi daerah terpapar. Mengingat pasien perempuan berusia 50 tahun tersebut pernah melakukan perjalanan ke Jakarta yang saat ini tengah menjadi salah satu episentrum penyebaran virus Corona di Indonesia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, menerangkan pihaknya terus memantau perkembangan pasien positif di NTB. Dimana pasien 01 dan 02 sampai saat ini menunjukkan gejala yang baik. Khususnya untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

“Secara klinis mereka baik, sudah bisa beraktivitas. Cuma masih menunggu hasil tes supaya bisa pulang,” ujar Eka. Dalam prosesnya, hasil tes dari Litbangkes Kemenkes disebut memang akan memakan waktu. “Dari pertama kita ambil (sample swab) itu butuh waktu seminggu. Jarak tiga hari, diambil lagi,” sambungnya.

Sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan hasil tes tersebut keluar, mengingat pemeriksaan dilakukan di luar daerah. “Saya belum bisa ngomong. Karena ini bukan lab. kita yang memeriksa, tapi di Jakarta sana,”ujarnya.

Di sisi lain, PDP yang saat ini masih dalam perawatan juga disebut menunjukkan hasil yang baik secara klinis. Walaupun ada penambahan, persentase kenaikan jumlah PDP di NTB sendiri disebut cenderung pelan dan lama.

“Rata-rata yang keluar baik (secara klinis). Yang sedang di dalam (menjalani perwatan) juga menunjukkan gejala membaik dengan terapi yang diberikan para dokter,” ujar Eka. (red)