Pemerintah Desa Rasabou Serahkan 2 Pucuk Senjata Rakitan ke Brimob Polda NTB -->

Iklan 970x250px

Pemerintah Desa Rasabou Serahkan 2 Pucuk Senjata Rakitan ke Brimob Polda NTB

Jumat, 29 Mei 2020
Foto: Sekdes Nurhasan S.sos dan kepala dusun Goa Jamaludin. Menyerahkan senjata api rakitan kepada Tim Opsnal Brimob Sat Brimobda NTB. 

Bima, incinews.net: Pemerintah desa Rasabou Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Yang diwakili oleh Sekdes Nurhasan S.sos dan kepala dusun Goa Jamaludin. Menyerahkan senjata api rakitan kepada Tim Opsnal Brimob Sat Brimobda NTB.

Adapun senjata api rakitan yang diserahkan 2 pucuk senpi rakitan laras pendek. Dan 6 butir amunisi aktif kaliber 5.56 Tajam.

Kegiatan ini berawan dari pada Tim Opsnal diperintahkan oleh Dansat Brimob Satbrimobda NTB Kombespol Komaruz Zaman S.Ik MH lewat Kasi Intel Satbrimobda NTB Akp. I. Gb Eka Prasetya SH. Untuk melakukan penyelidikan terhadap masyarakat yang menyimpan, memiliki, dan menguasai senjata api rakitan. Yang sering digunakan untuk melakukan tindak pidana (perang kampung), sehingga meresahkan bagi masyatakat Kota maupun Kabupaten Bima.

Dari hasil penyelidikan Tim Opsnal Brimob sat Brimob yang dipimpin oleh Bripka Ardi Baron Bayuseno berhasil mengantongi 2 nama yang di rahasiakan. Berhubung yang bersangkutan kooperatif dan mau berkerja sama, sehingga Tim Opsnal melakukan pendekatan, penggalangan guna meminta kepada oknum masyarakat tersebut untuk menyerahkan senpi secara suka rela.

"Namun oknum tersebut meminta untuk dirahasiakan identitasnya serta penyerahan senpi tersebut cukup diwakili Pemeritah desa setempat" kata 
Bripka Ardibaron Bayuseno, Kanit Resmob Jajaran Pulau Sumabawa Kamis (28/05/2020).  

Diakuinya bahwa 2 buah senjata api rakitan beserta 6 (enam) butir amunisi kaliber 5.56 tersebut di serahkan secara sukarela oleh masyarakat. Karena ini berkat kagiatan pendekatan penggalangan secara intensif oleh Tim Opsnal Brimob Sat Brimob terhadap masyarakat.

"Bahkan 2 senpi tersebut diduga sering mereka gunakan apabila terjadi perang antara kampung. Untuk menjaga diri dan desanya apabila mereka di serang oleh desa lain untuk mempertahankan diri. Dan ini patut diapresiasi kepada masyarakat yang mau menyerahkan senjata api rakitan baik laras pendek maupun laras panjang secara sukarela kepada Pihak Kepolisian khusus nya Brimob" jelasnya

Kepemilikan senpi rakitan dikalangan masyarakat merupakan salah satu hal yang mempengaruhi tingginya angka kriminalitas, "serta gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu. tutupnya. (red)