PELUNCURAN PILBUP KLU, Suhardi: Filosofi Rudat dan Zero Waste Penting Diterapkan -->

Iklan 970x250px

PELUNCURAN PILBUP KLU, Suhardi: Filosofi Rudat dan Zero Waste Penting Diterapkan

Incinews.net
Selasa, 21 Januari 2020
Foto: Ketua KPU Provinsi NTB Suhardi Soud (Boim)

Lotim, Incinews.net -Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara tahun 2020 secara resmi diluncurkan oleh Ketua KPU Provinsi NTB, Ketua KPU Kabupaten Lombok Utara, serta unsur Pemerintah Daerah dan FKPD Kabuoaten Lombok Utara, minggu (19/01/20) kemarin, bertempat di Lapangan Tanjung Lombok Utara.

Peluncuran pemilihan ditandai dengan penabuhan Jidur (gendang) yang dilanjutkan dengan memperkenalkan Mascot Pilbu KLU yaitu Amaq Rudat. 

Peluncuran Tahapan Pilbup KLU 2020 sebelumnya diawali dengan jalan sehat dimana seluruh peserta memungut sampah disepanjang jalan menuju lokasi acara. Selanjutnya peserta jalan sehat yang berjumlah sekitar 1.000 orang larut dalam atraksi seni budaya rudat. 

Ketua KPU Provinsi NTB Suhardi Soud dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa penyelenggara pemilihan di Lombok Utara perlu memanifestasikan filososfi Rudat dan Zero Waste dalam pelaksanaan Tahapan Pemilihan. 

Menurutnya, Rudat merupakan perpaduan gerakan lembut dan tangkas. Dari sisi kelembutan, penyelenggara pemilihan harus mampu memberikan pelayanan kepada seluruh peserta dan masyarakat pada umumnya dengan terbuka, lembut dan senyum. Layanan yang diberikan harus adil kepada semua pihak. 

Dari sisi ketangkasan, penyelenggara Pemilihan harus tangkas atau bertindak cepat dan tepat jika menemukan ada persoalan. Jika sebuah persoalan ditangani dengan lamban, apalagi kurang tepat, maka pasti akan menimbulkan persoalan baru yang makin rumit. Karenanya perlu tangkas dalam menyelesaikan setiap persoalan. 

Sedangkan filosofi Zero Waste yang perlu diambil yaitu bersih. Maknanya seluruh penyelenggara pemilihan harus mampu mewujudkan Pilbup KLU 2020 yang bersih dan berintegritas, jelas Suhardi.

Sebelumnya Ketua KPU Kab. Lombok Utara M. Juraidin mengatakan Jargon Pilbup KLU 2020 yaitu “Maeh Bareng” memiliki makna ajakan kepada semua warga KLU untuk menyukseskan Pilbup KLU. 

Menurutnya, dalam setiap pesta demokrasi akan selalu muncul adu strategi dari setiap tim pemenangan. Adu strategi melalui program tentu sangat positif, tetapi tidak jarang terjadi adu strategi yang kontraproduktif melalui termasuk melalui media social. 

Tidak jarang muncul hoaks yang saling mengganggu antar tim, menyerang pribadi, dan berpotensi mengganggu kondisifitas daerah. Semua ini harus kita lawan, karena itu dengan jargon “Maeh Bareng”, mari kita sama-sama menyukseskan Pilbup KLU 2020 agar berjalan lancar, aman dan demokratis, ajak Juraidin. 

Sementara itu, Bupati Lombok Utara yang diwakili oleh Sekda KLU H. Suardi menghimbau seluruh warga KLU untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Kita baru saja bangkit kembali dari Dampak Bencana. Kita ingin bangkit dan bergerak maju menjadi lebih baik lagi dengan lebih cepat. 

“Salah satu upaya dalam mewujukan kemajuan daerah KLU adalah dengan mensukseskan Pilbup KLU 2020”, ujarnya. (inc)