Setelah Bima dan Dompu, Banjir Lumpur Bergeser ke Daerah Sumbawa

Iklan 970x250px

Setelah Bima dan Dompu, Banjir Lumpur Bergeser ke Daerah Sumbawa

Monday, December 30, 2019

Sumbawa,Incinews.Net -Selain Kota Bima dan Dompu, kini Hujan Lebat bergeser menghantam sebagian besar wilayah Kabupaten Sumbawa NTB, khususnya jalan lintas  utan-sumbawa menyebabkan wilayah Desa Luk tergenang. "Serta banyaknya puing kayu yang terbawa oleh air membuat kemacetan panjang,"seperti dilansir oleh BPB sumbawa, Minggu (29/12/2019)

Sebelumnya, Angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kota Bima, seperti di Kelurahan Dara dan Pane Kecamatan Rasanae Barat serta Rontu Kecamatan Raba, pada Rabu (25/12) siang.

Di Kelurahan Dara angin kencang merobohkan tiga lapak pedagang di pantai Lawata. Sehingga lapak yang roboh kini berjumlah 14 unit, karena sebelumnya ada 11 lapak roboh akibat diterjang angin kencang.

Sementara di Kelurahan Pane dan Rontu, angin kencang menumbangkan sejumlah pohon-pohon besar. Beruntungnya dalam kejadian itu, tidak menelan korban jiwa. Tapi kerugian ditaksirkan mencapai jutaan rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, Ir. Sarafuddin MM, membenarkan kejadian itu. Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD sedang melakukan pembersihan dan evakuasi.

“Sedang dilakukan pembersihan pohon-pohon yang tumbang,” katanya.

Selain angin kencang lanjutnya, juga terjadi banjir bercampur lumpur di pertigaan Kelurahan Sambinae Kecamatan Mpunda. Namun saat ini sudah surut, menyusul redanya hujan.
“Di pertigaan Sambinae air gunung meluap ke jalan raya. Tapi sekarang sudah surut,” katanya.

Untuk jumlah warga yang terkena dampak angin kencang dan banjir tersebut, Ia mengaku masih dilakukan pendataan oleh pihaknya. Begitupun dengan kerugian material yang dialami. (inc)