Incinews.net|Kota Bima. Kepolisian Resor Bima Kota berhasil mengungkap kasus penemuan mayat seorang remaja di Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, dalam waktu kurang dari 24 jam. Lima orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Korban diketahui bernama Muhammad Rangga (17), warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota. Remaja itu ditemukan meninggal dunia di sebuah tanah kosong pada Minggu (10/5/2026) sore sekitar pukul 17.00 WITA.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta penyelidikan intensif yang dilakukan personel gabungan Polres Bima Kota.
“Dari hasil penyelidikan, kasus temuan mayat tersebut berhasil diungkap sebagai kasus pembunuhan. Polisi juga berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat,” ujar Baiq Fitria.
Lima terduga yang diamankan masing-masing berinisial MI (17), MF (23), KU (16), MU (16), dan RF (20). Mereka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda oleh Tim Puma Sat Reskrim Polres Bima Kota.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau dapur, satu unit sepeda motor Honda Vario merah, dan satu unit Yamaha Mio Soul GT hitam.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang anak bernama Hafiz yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian. Saat berada di tanah kosong di Lingkungan Gindi, Hafiz melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di tanah. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Berdasarkan hasil penyelidikan, dugaan tindak kekerasan terhadap korban terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.39 WITA. Kejadian bermula saat korban terlibat keributan dengan salah satu terduga. Setelah itu, korban diduga diserang oleh sekelompok orang.
“Korban diduga mengalami luka tusuk pada bagian punggung dan sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia,” kata Baiq Fitria.
Polisi memastikan proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mendalami peran masing-masing terduga dalam kasus tersebut. (Pel-Red)

