Incinews.net
Minggu, 29 Maret 2026, 17.06 WIB
Last Updated 2026-03-29T09:06:04Z
InfraktukturPemda BimaPemuda

Jalan Rusak dan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan Audiensi Pemuda dengan Bupati Bima



Incinews.net. Perwakilan pemuda Langgudu bagian selatan, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima menggelar audiensi dan diskusi bersama Bupati Bima, guna membahas sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah tersebut. Minggu, 28/3/2026.


Pertemuan yang berlangsung di kediaman Bupati dari pukul 21.00 hingga 22.00 WITA itu mengangkat dua isu strategis, yakni peningkatan infrastruktur jalan lintas Monta–Langgudu Selatan serta pelayanan kesehatan di wilayah pesisir selatan Teluk Waworada.


Dalam audiensi tersebut, perwakilan pemuda menyoroti pentingnya pengembangan jalan lintas yang menghubungkan sedikitnya enam desa, yaitu Desa Pusu, Waduruka, Karampi, Sarae Ruma, Laju, dan Doro O’o. Jalan tersebut dinilai vital sebagai akses utama masyarakat, terutama bagi wilayah pesisir selatan.


Edi Susanto dalam penyampaiannya menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat Langgudu Selatan tidak boleh hanya dijadikan komoditas politik musiman, melainkan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah di tengah keterbatasan anggaran APBD.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Bima menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan sejumlah program prioritas kepada pemerintah pusat. Namun, akibat kebijakan efisiensi anggaran, hanya lima program yang dapat diajukan, termasuk pembangunan jalan lintas Monta–Langgudu Selatan.


“Program tersebut telah kami usulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Kementerian ATR/BPN,” ujar Bupati.


Sementara itu, Muaidin, mantan Ketua Umum HMI Cabang Bima periode 2021–2022, menilai bahwa upaya pemerintah daerah perlu diiringi dengan strategi yang tepat. Ia menyarankan pemanfaatan skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebagai solusi percepatan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran dan berkurangnya Dana Alokasi Khusus (DAK).


“Kami siap bersinergi dan mengawal aspirasi ini hingga ke pemerintah pusat,” tegasnya.


Selain infrastruktur jalan, pemuda Langgudu Selatan juga menyoroti persoalan layanan kesehatan, khususnya terkait penempatan administrasi pelayanan bagi Desa Karampi dan Sarae Ruma. Saat ini, kedua desa tersebut berada dalam cakupan layanan Puskesmas Langgudu Timur, yang dinilai kurang efektif karena keterbatasan akses.


Fikrin, salah satu perwakilan pemuda, mengusulkan agar kedua desa tersebut dialihkan ke Puskesmas Langgudu yang berlokasi di Desa Karumbu, atau sebagai alternatif dilakukan pembangunan fasilitas kesehatan baru seperti Puskesmas Pratama di wilayah Langgudu Selatan serta pengadaan ambulans laut.


Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen pemuda dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Bima yang selama ini dinilai masih tertinggal dari segi infrastruktur dan layanan dasar. (Pel.Red)