Incinews.net
Rabu, 11 Februari 2026, 19.34 WIB
Last Updated 2026-02-11T11:34:22Z
Dikes KotaDikes NTBHukum dan HAMPemerintahPengobatan herbal

Puluhan Warga Bima Keluhkan Praktik Pengobatan Herbal CV Kayla Hijau Mandiri

Foto: lokasi praktik pengobatan herbal, Kota Bima. Sumber: ist


Kabupaten Bima, Incinews.net. CV Kayla Hijau Mandiri, salah satu unit pengobatan tradisional berbasis ramuan herbal, dikeluhkan sejumlah warga Kabupaten Bima. Warga mengaku merasa dirugikan, baik secara finansial maupun dari sisi pelayanan.


“Kurang lebih puluhan orang, kami merasa kesal dan dirugikan,” ungkap salah satu warga asal Kecamatan Monta kepada Incinews.net, Rabu (11/2/2026).


Keluhan tersebut mencuat setelah warga menilai praktik pengobatan yang diterapkan oleh pihak CV Kayla Hijau Mandiri tidak sesuai dengan harapan. Bahkan, sejumlah warga disebut meminta agar kerugian yang dialami dapat dikembalikan.


Di tempat terpisah, pimpinan CV Kayla Hijau Mandiri, Dr. H. Ikbal Maulana, saat dikonfirmasi membantah tudingan tersebut. Meski demikian, ia menegaskan pihaknya tetap membuka ruang tanggung jawab atas keluhan warga.


“Iya, kami tetap bertanggung jawab. Namun kami perlu mendata terlebih dahulu siapa saja pihak yang merasa dirugikan,” ujar Dr. Ikbal kepada tim Incinews.net.


Sementara itu, terungkap pula informasi bahwa pelaksana pengobatan herbal tersebut disebut-sebut memiliki kedekatan dengan salah satu pejabat penting nomor dua di Kabupaten Bima. 


Diketahui, CV Kayla Hijau Mandiri telah beroperasi sejak tahun 2021. Usaha ini mengelola sedikitnya sembilan jenis ramuan herbal di Kota Bima, sepuluh ramuan di Mataram, serta sepuluh jenis ramuan yang didistribusikan di wilayah Lombok.


Hingga berita ini diturunkan, warga yang mengaku dirugikan masih menunggu itikad baik dan kejelasan sikap dari pihak CV Kayla Hijau Mandiri terkait tuntutan mereka. (Tim)